Sistem Reproduksi Pada Wanita Dan Fungsinya

Selamat pagi sobat genggaminternet.com senang sekali rasanya kita masih di beri kesempatan untuk berusa dalam membagikan materi biologi di website tercinta ini, tidak ada hari isitimewa jika kita tidak berbagi kepada sesama, karena berbagi adalah hal yang Indah bagi umat manusia, nah pada kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk berbagi kepada sobat semua tentang Artikel Sistem Reproduksi Pada Wanita, nah bagi sobat semua pembaca setia website ini sudah barang tentu telah membaca artikel sebelumnya yang saya bagikan yakni Sistem Reproduksi Pada Pria, nah tentu tidak lengkap rasanya jika kita tidak membagikan juga artikel tentang reproduksi wanita, jadi untuk yang sobat yang penasaran ataupun sobat yang sedang mencari info penting seputar reproduksi wanita atau perempuan maka sobat sudah berada di artikel yang tepat dan mari langsung saja kita simak pembahasan lengkapnya di bagian bawah ini.

Gangguan Sistem Reproduksi

Taukah kamu sobat genggaminternet.com bahwa sistem reproduksi perempuan terdiri dari empat bagian yakni sebagai berikut ini, Indung Telur (Ovarium), saluran telur (tuba fallopii), Rahim (uterus) dan Vagina. baiklah untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu ke 4 sistem reproduksi pada perempuan tersebut di bawah ini.

1. Indung Telur

Setiap perempuan memiliki sepasang ovarium, yakni ovarium kanan dan ovarium kiri. Ovarium memiliki dua fungsi utama yakni menghasilkan sel telur dan hormon perempuan. Proses pembentukan sel telur (Ovum) disebut oogenesis. Proses pembentukan ovum ini terjadi secara bertahap dan terjadi secara periodik, Yakni sekali dalam sebulan. Peristiwa keluarnya telur dari indung telur di sebut ovulasi. Hormon perempuan yang diproduksi oleh ovarium adalah estrogen dan progesteron.

2. Saluran Telur (Tuba Fallopii/Oviduct)

Saluran telur berjumlah dua buah pasang, yakni kanan dan kiri dengan panjang sekitar 12 cm. pada bagian pangkal berbentuk seperti corong yang berjumbai untuk menangkap sel telur. pada saluran ini sel telur menunggu datangnya sel seperma untuk membuahinya.

3. Rahim (Uterus)

Rahim merupakan organ yang dipersiapkan sebagai tempat tumbuh berkembangnya embrio sampai meenjadi janin (bayi) yang siap dilahirkan. Rahim berbentuk seperti kantong dan berdinding tebal dengan ukuran panjang lebih kurang 7,5 cm dan lebar 5 cm. Dinding Rahim tersusun dari tiga lapis jaringan yakni Lapisan luar (serosa), tengah (myometrium) dan dalam (endometerium).

Dinding Rahim akan mengalami perkembangan yang dinamis. seiring proses pematangan telur, dinding rahim akan menebal. Penebalan dinding disiapkan untuk pelekatan (implantasi) embrio bila terjadi pembuahan. Bila terjadi implantasi embrio, maka dinding akan luruh dan terjadilah peristiwa menstruasi. Menstruassi akan terjadi secara periodik sekali tiap bulan.

Aktifitas pembentukan telur dan menstruasi terjadi secara siklis (berkesinambungan) yang berlangsung dalam empat tahap atau fase, Meliputi sebagai berikut ini :

a. Tahap Menstruasi

Tahap ini di kenal juga dengan Hadi atau Kadang juga di sebut dengan datang bulan (hari ke-17) yakni luruh dan dikeluarkanya dinding rahim dari dalam tubuh. hal ini disebabkan berkurangnya kadar hormon seks dalam tubuh.

b. Tahap Pravulasi

terjadi pada hari ke 7 sampai 13 merupakan masa pembentukan dan pematangan ovum dalam ovarium yang dipicu oleh peningkatan kadar estrogen dalam tubuh.

c. Tahap Ovulasi

Yakni keluarnya sel telur dari Ovarium. Ovulasi terjadi sekitar hari ke 14 dari peristiwa menstruasi, jika siklusnya tepat waktu, maka masa subur adalah pada hari ke 14 kurang lebih 1 hari.

d. Tahap Pascaovulasi

Tahap ini terjadi pada hari ke 15 sampai 28, yakni masa kemunduran sel telur bila tidak terjadi pembuahan. pada tahap ini, terjadi kenaikan produksi progesteron sehingga lapisan dinding rahim (endometrium) menjadi lebih tebal. Kini endometrium siap menerima embrio untuk berkembang. jika tidak terjadi fertilisasi, maka hormon seks dalam tubuh akan berkurang yang menyebabkan endometrium meluruh.

Rata-rata waktu siklus tiap bulanya adalah 28 hari, kurang lebih 7 hari (sekali setiap bulan). Artinya siklus itu dapat mengalami maju ataupun mundur dalam rentang 1 minggu.

4. Vagina

Vagina merupakan alat kopulasi perempuan dan sekaligus sebagai jalan keluarnya Janin saat melahirkan. selain sebagai organ seksual, Vagian juga berfungsi sebagai alat untuk mengeluarkan endometerium yang meluruh saat menstruasi.

Materi Referensi :

Anggota IKAPAI. 2006. IPA TERPADU 3A. Jakarta: Yudistira. Halaman : 14- 16.

Baca Juga :

Sistem Reproduksi Pria
Sistem Ekskresi Manusia
Sistem Reprodukasi Manusia
Gangguan Sistem Ekskresi
Sistem Ekskresi

Nah demikian ya sob artikel mengenai Sistem Rproduksi Wanita pada kesempatan kali ini, jika sobat ingin menanyaan silahkan saja tinggalkan di kotak komentar facebook yang ada di bagian bawah artikel ini ya sob, jangan lupa sobat untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman sobat yang ada di Facebook ataupun twitter, Nah akhir kata dari saya, terima kasih.

Incoming search terms:

  • alat reproduksi wanita
  • gambar alat reproduksi wanita
  • gambar sistem reproduksi wanita
  • reproduksi wanita
  • gambar reproduksi wanita
  • tempat terjadinya implantasi pada reproduksi wanita
  • gambar organ reproduksi wanita
  • gambar alat reproduksi
  • alat reproduksi wanita dan fungsinya
  • alat reproduksi perempuan
Sistem Reproduksi Pada Wanita Dan Fungsinya | yasri | 4.5