Sistem Reproduksi Pada Pria Dan Fungsinya

Kembali lagi kita bersua sobat genggaminternet.com kali ini kita masih berbicara tentang materi biologi yang tentu saja akan menjadi salah satu terfaforit di website tercinta kita ini, karena materi bioogi adalah suatu materi yang sangat menarik untuk di pelajari bersama, oleh karena itulah tidak mengherankan jika saya selalu mencoba untuk mengupdate berbagai informasi mengenai materi biologi, yang mana pada kesempatan kali ini kita akan membahas artikel yang berjudul Sistem Reproduksi Pada Pria, saya yakin dan percaya jika sobat pernah membaca artike sebelumnya yang pernah saya bagikan di website ini, tentu sobat sudah tidak asing lagi dengan materi yang satu ini yang mana pada artikel sistem reproduksi manusia kita juga sudah membahas secara singkat tentang sistem reproduksi Pria, nah di kesempatan kali ini kita akan mencoba membahas secara lengkap tentang sistem reproduksi pria, jadi untuk sobat yang sedang mencari informasi sistem reproduksi maka disinilah tempatnya, langsung saja lihat penjelasnya di bawah ini ya.

Gangguan sistem Reproduksi Pria

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya Sistem reproduksi pria di rancang untuk dapat menghasilkan, menyimpan dan mengirimkan seperma. Sistem reproduksi laki-laki terdapat 4 bagian, Yakni tesis, saluran reproduksi, kelenjar tambahan dan penis. Nah agar sobat lebih memahami tentang sistem reproduksi pria mari kita bahas satu persatu bagian-bagian nya di bawah ini.

1. Testis

Testis atau di sebtu juga dengan pelir merupakan organ kelamin laki-laki yang berfungsi sebagai penghasil sel-sel seperma. Testis memiliki jumlah sepasang dan terdapat di dalam kantong testis (skrotum)yang berada di luar tubuh. Testis terdiri atas beberapa bagian, Yakni Tubulus Seminiferus, Sel Leydig dan Tunica albuginea, untuk penjelasanya silahkan simak di bawah ini.

a. Tubulus Seminiferus

Yakni suatu saluran yang berkelok-kelok dengan panjang lebih kurang 50 cm. saluran ini merupakan tempat pembentukan sel-sel sperma (spermatogenesiss)

b. Sel Leyding

Sel ini berada pada jaringan ikat, Yang berfungsi untuk menghasilkan hormon laki-laki (testosteron)

c. Tunica albuginea

Yakni apisan pembungkus testis.

Taukah sobat suhu normal tubuh (37 Derjat Celsius) terlalu panas untuk pembentukan sperma. Untuk pembentukan sperma dibutuhkan kondisi suhu yang lebih rendah dari suhu badan sekitar 2 sampai 3 dejat Celsius.Kantong skrotum dapat mengerut atau melebar untuk mengendalikan suhu testis. pada keadaan dingin, Skrotum mengerut. sebaliknya, pada saat suhunya panas, skrotum akan mengembang.

Pembentukan sperma pada laki-laki tidak terbatas. pembentuan sperma diatur olleh hormon yang di keluarkan dari kelenjar pituari. labih dari 1.000 sperma dihasilkan setiap detiknya dan lebih dari 100juta di hasilkan per hari. saat pengeluaran sperma (Ejakuasi), sekitar 300 sampai 500 juta sperma di keluarkan. Jika tidak terjadi ejakuasi, maka sperma terserap oleh tubuh. proses pembentukan sperma hingga matang melalui tahapan spermatogenesis berlangsung 74 hari.

2. Saluran Reproduksi

Saluran reproduksi laki-laki terdiri dari 4 bagian yakni sebagai berikut ini : Tubulus recti, saluran everencia (vasa everentia), saluran epididimis (vasa epididymis) dan saluran deferensia ( vasa deferentia). Untuk sobat yang penasaran mari kita langsung simak penjelasanya secara rinci di bawah ini.

a. Tubulus recti

Adalah tempat bermuaranya saluran-saluran seminiferus testis, saluran ini meenyalurkan sperma ke saluran berikutnya, yakni saluran eferensia.

b. saluran eferensia (vasa everentia)

adalah saluran yang berfungsi menampung dan menyalurkan sperma ke saluran lebih lanjut, yakni saluran epididimis.

c. saluran epididimis (vasa epididymis)

adalah saluran berkelok-kelok sepanjang lebih kurang 5m, memiliki fungsi sebagai tempat penyimpan sperma. di tempat ini juga berlangsung peroses pematangan atau pendewasaan sel-sel sperma. Bagian dasar epididimis berhubungan dengan saluran defernsia.

d. Saluran deferensia (Vasa Deferentia)

Pada saluran ini tidak berkelok-kelok, yang memiliki fungsi untuk menyalurkan sperma menuju saluran pembuangan air seni, yaitu ureta. di bagian ujung saluran deferensia, saluranya melebar membentuk ampula. pada bagian ini bergabung salran dari kantong semen (vesica seminalis). Pada kantong semen terdapat saluran pelepasan, yang disebut saluran ejakuasi. saat ejakuasi, cairan semen disemprotkan ke dalam saluran vagina melalui ureta yang dapat pada penis.

3. Kelenjar Tambahan

Taukah sobat pada sistem reproduksi laki-laki terdapat tiga kelenjar tambahan yang meliputi kantong semen (Vesica seminalis), Kelenjar Prostat dan kelenjar Cowperi.

a. Katong Semen

Kantong semen berfungsi untuk menampung semen, Yakni cairan yang mengandung gula frukosa, asam askrobat, dan asam amino.zat-zat tersebut menjadi nutrisi atau makanan bagi sperma. cairan tersebut di hasilkan oleh sel-sel kelenjar yang terdapat pada dinding kantong semen.

b. Kelenjar Prostat

Kelenjar ini terdapat pada bagian pangkal saluran ureta. Kelenjar ini menghasilkan cairan berwarna putih susu yang bersifat basa (alkalis, pH > 7) Sifat basa ini berfungsi untuk melindungi sperma dari semua asam dari saluran reproduksi perempuan.

c. Kelenjar Cowperi (Kelenjar Bulbouretra)

Kelenjar ini terdapat di bagian ujung saluran ureta setelah kelenjar prostat. kelenjar ini memiliki fungsi untuk menghasilkan cairan lendir sebagai cairan pelicin dan menambah cairan pada semen.

4. Penis

Taukah sobat Penis merupakan Alat Kopulasi. Kopulasi merupakan peristiwa masuknya mr. P kedalam miss V untuk menyalurkan seperma. saluran ureta pada penis memiliki fungsi rangkap, yakni untuk mengeluarkan urine dan juga untuk pelepasan cairan semen.

Materi Referensi :

Anggota IKAPAI. 2006. IPA TERPADU 3A. Jakarta: Yudistira. Halaman : 12- 14

Baca Juga :

Sistem Reproduksi Pada Manusia
Rangkuman sistem Ekskresi
Sistem Ekskresi
Gangguan Sistem Ekskresi

Demikian ya soba artikel tentang Sistem Reproduksi pada Pria atau laki-laki ini, semoga apa yang kami sampaikan ini bisa memberi manfaat untuk kita semua, jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman semuanya, jika sobat memiliki pertanyaan seputar artikel ini silahkan saja sobat tinggalkan pertanyaan sobat di kotak komentar yang ada di bawah, dan saya juga merekomendasikan sobat untuk membaca pula artikel sebelumnya yang masih memiliki keterkaitan dengan artikel ini, yang mana linknya saya bagikan di bagian atas paragraf ini.  nah akhir kta dari saya, terima kasih dan sampai bertemu di lain kesempatan, terima kasih.

Incoming search terms:

  • sistem reproduksi pria
  • alat reproduksi pria
  • sistem reproduksi laki laki
  • sistem reproduksi pada pria
  • reproduksi pria
  • organ reproduksi pria
  • alat reproduksi pria dan fungsinya
  • sistem reproduksi pada laki laki
  • alat reproduksi laki laki
  • alat reproduksi pada pria
Sistem Reproduksi Pada Pria Dan Fungsinya | yasri | 4.5