Sistem Ekskresi Pada Hewan Vertebrata

Jika kita berbicara tentang sistem ereksi pada hewan maka kita akan mendapatkan dua bagian Yakni Hewan Vertebrata dan Vvertrata, yang mana pada kesempatan sebelumnya saya juga sudah menyinggung mengenai Sistem Pernapasan Vertebrata dan Vertebrata, jika sobat sering berkunjung di website ini sudah barang tentu sobat sudah mengetahui pembahasan sebelumnya. nah yang akan kita kupas pada kesempatan kali ini adalah Sistem Ekskresi Hewan Vertebrata, dan untuk Sistem Ekskresi Pada Hewan Vertebrata saya akan mempostingnya di artikel berikutnya, jadi di tunggu saja ya, pastinya akan saya bahas juga dan jika suda update saya akan memberikan linknya di bawah artikel ini, mari kembali ke topik Sistem Ekskresi Vertebrata berikut ini.

Tahukah Sobat Genggaminternet bahwa di dalam tubuh semua jenis hewan terjadi berbagai proses metabolisme yang menghasilkan zat-zat sisa, zat-zat tersebut di keluarkan melalui alat yang kita sebut dengan Ekskresi. sama halnya dengan manusia, alat Ekskresi utama Vertebrata terdiri dari Ginjal,Paru-paru, hati dan Kulit. sementara itu Jenis Vertebrata lainya memiliki alat pengeluaran yang berupa ginjal dan paru-paru, kecuali kelompok ikan. Proses pengeluaran CO2 dan Uap Air yang terjadi pada Ikan melalui Insang.

Sistem Ekskresi pada hewan Vertebrata Terbagi menjadi Empat bagian yakni: Sistem Ekskresi pada Pisces, Sistem Eksresi pada Aves, Sistem Ekskresi pada Amfibi dan Sistem Ekskresi pada Reptilia. yang mana kesemuanya akan kita bahas secara mendetail di bawah ini.

Sistem Ekskresi Hewan Pada Vertebrata

1. Sistem Ekskresi pada Pisces

Sistem Ekskresi pada Pisces atau sitem pengeluaran Pada ikan, yang Mana alat-alat Pengeluaran pada ikan terdiri atas :
Ginjal
Insang
Kulit
sistem pengeluaran ikan


Pada Ikan terdapat Dua buah ginjal dengan bentuk yang memanjang, sementara itu pada ikan mas, saluran yang berasal dan ginjal bersatu dengan saluran dan kelenjar kelamin dan bermuara pada lubang yang sama yakni Lubang urogenitalia di belakang anus.
Sebagai alat pengeluaran, insang ikan juga berfungsi untuk mengeluarkan karbon dioksida dan uap air yang berupa zat-zat sisa oksidasi dari dalam tubuh. pada kulit ikan terdapat kelenjar lendir yang menghasilakan lendir, yang berfungsi untuk melicinkan kulinya, terutama pada bagian sisik. Tujuan pelicinan kulit adalah untuk memudahkan ikan bergerak di dalam air dan juga menghidar dari pemangsa

2. Sistem Eksresi pada Aves

Sistem Eksresi Aves atau Sistem pengeluaran pada Burung, yang Mana alat-alat Pengeluaran pada Burung terdiri atas :
Ginjal
Paru-Paru
Sistem Eksresi pada Aves
Pada Ginjal burung terdapat dua buah ginjal yang berwarna coklat, yang mana ginjal memiliki saluran ginjal yang bersama-sama dengan saluran dan kelenjar kelamin serta saluran pencernaan bermuara di Kloaka.
Taukah sobat bahwasanya Burung tidak memiliki kelenjar keringat, akan tetapi burung memiliki kelenjar minyak di bagian tungging, kelenjari ini menghasilkan minyak yang berfungsi melumasi bullu-bulunya agar tetap licin dan mengkilap. zat sisa metabolisme burung umumnya berupa limbah nitrogen yang dikeluarkan dan tubuh dalam
bentuk asam urat. Asam urat dikeluarkan dan kloaka dalam bentuk semisolid atau setengah padat bersama-sama dengan kotoran. Asam urat menyebabkan warna putih pada kotoran burung.
Paru-paru burung sama fungsinya dengan paru-paru hewan yang bertulang belakang lain, saat proses pernapasan, paru-paru berfungsi sebagai alat untuk mengeluarkan CO2 dan uap air yang merupakan hasil dari oksidasi dalam tubuh barung.

3. Sistem Ekskresi pada Amfibi

Tentu sobat genggaminternet sudah pada tau semua apa itu binatang amfibi, Ya benar sekali amfibi adala dapat hidup di dua alam, yang berarti dapat hidup di darat maupun di air, Kita ambil contoh Katak. Alat Ekskreasi utama dalah ginjal. ginjal katak memiliki saluran yang bermuara pada kloaka. yang mana pada katak jantan saluran yang berasal dari ginjal bersatu dengan saluran dan kelenjar kelamin, sementara itu pada katak betina kedua saluran tersebut terpisah. Ginjal kata Memiliki Fungsi untuk mengeluarkan air yang berlebihan dalam tubuhnya. Kantong kemih yang terdapat dalam tubuhnya menampung filtrat dan ginjal di gunakan pula untuk mengatur air. ketika katak berada di dalam air, kantong kemihnya penur berisi urine encer, akan tetapi saat katak berada di darat air dalam kantok kemih akan di serap kembali untuk mengganti kehilangan air akibat proses penguapan melalui kulit.

Sistem Ekskresi pada katak
Kulit katak juga mampu mengeluarkan lendir yang mana berfungsi untuk menjaga agar permukaan kulit tetap lembab dan basah. pemukaan kulit yang lembab bertujuan untuk meningkatkan pertukaran gas dalam proses pernapasan katak melalui kulit. Selain ginjal dan kulit, alat ekskresi katak yang lain adalah paru-paru. Paru-paru katak berbentuk dua buah kantong berdinding tipis yang berfungsi mengeluarkan karbon dioksida dan uap air.

4. Sistem Ekskresi pada Reptilia

Sistem Eksresi Reptilia yang Mana alat-alat Pengeluaran pada Reptilia terdiri atas :
Ginjal
Paru-paru
Kulit

Sistem Ekskresi pada Reptilia
Pada Reptilia Bentuk ginjalnya menyesuaikan bentuk tubuhnya, Misalnya kita ambil contoh, Ginjal Ular memanjang, sedangkan Ginjal yang di miliki kura-kura lebih melebar. Saluran ginjal pada kura-kura dan buaya sangat pendek, ular dan buaya tidak mempunyai kantung kemih, sedangkan Kadal mempunyai kantong kemih tipis yang langsung bermuara di Kloaka.
Reptilia yang hidup di daerah kering mengubah zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen dalam bentuk asam urat sebelum dikeluarkan dari tubuh. Asam urat dikeluarkan bersama-sama kotoran melalui kloaka, sedangkan aimya diserap kembali agar tubuh tidak kehilangan air terlalu banyak. Pada kotoran reptilia yang berwarna cokelat terdapat bercak-bercak asam urat berwarna putih. Beberapajenis reptilia, misalnya kura-kura, buaya, dan ular memiliki kelenjar di permukaan kulit yang mengeluarkan getah berbau untuk mengusir musuhnya.

Materi di Sadur Dari : Konsep dan Penerapan Sains Biologi, Hal : 86-92, Penerbit : Tiga Serangkai.2004.Solo, Penulis : Drs. Sunartp.dkk

Nah sekarang Sobat Sudah Faham bukan mengenai Sistem Ekskresi Hewan Pada Vertebrata ini, saya sangat yakin teman-teman sudah sangat jelas, Semangat mengerjakan Tugas yang di berikan Bapak/Ibu Guru ya, usahakan jangan sampai mencontek punya teman, karena di website ini teman-teman bisa menemukan berbagai persoalan tentang Dunia pelajaran teman-teman, Nah sampai ketemu lagi ya di artikel berikutnya, terima kasih.

Incoming search terms:

  • sistem ekskresi pada hewan vertebrata
  • Sistem ekskresi pada vertebrata
  • sistem ekskresi pada burung
  • sistem ekskresi pada reptil
  • sistem ekskresi vertebrata
  • sistem ekskresi pada amfibi
  • sistem ekskresi pada aves
  • SISTEM EKSKRESI HEWAN VERTEBRATA
  • sistem ekskresi amfibi
  • sistem ekskresi reptil
Sistem Ekskresi Pada Hewan Vertebrata | yasri | 4.5