Sejarah Penemuan Sel Dan Teori Tentang Sel

Jika sobat membaca artikel sebelumnya yang sudah saya bagikan pada website genggaminternet ini tentu sobat akan sangat mengerti pos sebelumnya yang masih berhubungan dengan artikel ini, Nah di kesempatan kali ini kita akan mencoba untuk mengulas mengenai Sejarah Penemuan sel, Serta Macam-macam teori tentang sel yang di jabarkan oleh para ahli di dunia. Nah tentu banyak sobat yang penasaran, ada baiknya jika sekarang kita langsung saja membaca penjelasnya di bagian bawah ini, selamat membaca.

Sobat jika kita mengamati tubuh organisme yang cukup besar, misalnya kita mengamati tanaman mangga, maka kita akan dengan mudah dapat mengenali sejumlah bagian tubuhnya. ada bagian akar, batang, daun dan bunganya. Jika bagian-bagian tersebut di uraikan maka pada bagian luar tampak adanya kulit, disebelah dalamnya ada kayu yang keras dan mengandung serat-serat yang kuat. kalau penguraian bagian tubuh itu dilanjutkan kita akan mendapatkan bagian-bagian yang semakin kecil. Hinga suatu ketika akan diperoleh satuan terkecil dari makhluk hidup yang di sebut sel.

sejarah penemuan sel

Setiap tubuh organisme tersusun atas sel. sel merupakan unit struktual dan unit fungsional tubuh organisme. Artinya, sel merupakan penyusun tubuh organisme dan didalam tubuh sel berlangsung fungsi hidup yang terjadi di dalam tubuh organisme. Untuk melaksanakan fungsi hidup, sel telah di lengkapi berbagai organel.

Sejarah Penemuan Sel

Istilah sel pertama kali dikemukakan oleh Robert Hooke (Inggris, 1635-1703), yaitu seorang ahli fisika dan matematika, Sekaligus sebagai seketaris Royal Society Of London. Dengan menggunakan mikroskop sederhana temuanya, Robert Hooke berhasil mengamati sayatan gabus tutup botol. Dalam pengamatanya, sayatan gabus tersebut tampak kamar kecil yang dipisahkan oleh dinding tebal menyerupai sarang lebah. kamar-kamar kecil tersebut dinamakan sel.
Antonie Van Leeuwenhoek pada awal ke-17 berhasil melihat benda-benda aneh yang terdapat dalam setetes air rendaman jerami dengan menggunakan miskroskop sederhana rancanganya.
Pada Tahun 1809, Jean Baptiste De Lamarck (Prancis 1744-1829) menyatakan bahwa setiap badan hidup adalah kumpulan sel-sel. Didalam setiap sel bergerak cairan yang kompleks. Pendapat tersebut i dukung oleh Henri Dutrochet. Ia menyatakan bahwa sel itu merupakan bagian fundamental organisme.
Dua Ilmuwan kebangsaan jerman, Mathias Schleiden (1804-1881) seorang ahli botani, dan Theodor Sehwan (1810-1882) seorang ahli zeologi, menyatakan bahwa semua kehidupan baik hewan ataupun tumbuhan tersusun atas sel.
Beberapa perkembangan ilmu dan teknologi, khususnya teknologi optik pembesaran objek, mendorong penelitian tentang sel. Organisme sel yang selama ini hanya merupakan teka teki dapat terjawab dengan baik. Penemuan ini semakin mendorong manusia untuk menggali rahasia yang tersimpan di dalam sel.

Terori Tentang Sel

Taukah sobat ada banyak sekali teori tentang sel, akan tetapi di kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk menjabarkan mengenai teori tentang sel yang Penting saja, di antaranya sebagai berikut ini :

a. Teori sel Menurut Schleiden (1804-1881) dam T. Schwann(1810-1882).
Schleiden berpendapat bahwa setiap tubuh tumbuhan tersusun atas sel. sedangakan Schwann berpendapat setiap tubuh hewan tersusun atas sel. Berdasarkan pendapat Kedua pakar tersebut dapat disimpulkan bahwa sel merupakan unit struktural (Penyusun) Tubuh organisme.
Organisme yang tubuhnya tersusun atas satu sel disebut dengan organisme uniseluler. seperti amoeba, Paramecium dan Chlamydomonas. Organisme yang tubuhnya tersusun atas banyak sel di sebut dengan Multiseluer. Misalnya Porifera, Coelenterata dan Mamalia.

b. Teori sel Menurut Max Schultze (1825-1914)
Maz Schultze berpendapat bahwa protoplasma merupakan struktur dasar makhluk hidup dan merupakan bagian penting dari sel. Dibagian inilah seluruh proses hidup berlangsung. selanjutnya, teori sel ini hanya menyatakan bahwa sel tidak hanya sekedar sebagai penyusun, tetapi sel juga merupakan kesatuan (unit) Fungsional kehidupan.

c. Teori Sel Menurut Rudolf Virchow (1858)
Rudolf Virchow berpendapat bahwa setiap sel berasal dari sel sebelumnya (omnis cellulae cellula). Proses pertumbuhan pada organisme bersel, Banyak terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel dan pembesaran sel-sel yang menyusun tubuh organisme tersebut . akibatnya, berkembangan teori sel baru yang menyatakan bahwa sel merupakan unit (kesatuan) Pertumbuhan.

d. Teori sel Akibat Ditemukanya Alat Bantu Canggih
pada akhir abad ke-19 dengan ditemukanya berbagai alat bantu canggih, seperti mikroskop elektron, mikrotom, berbagai cara fuksasi dan cara pewaarnan berbagai bagian sel, dapat diketahui bahwa di dalam protoplasma ditemukan berbagai organel, misalnya kromosom. Kromosom adalah yang terdapat di dalam inti sel. Didalam kromosom ditemukan faktor pembawa sifat yang di sebut dengan Gen. Maka munculah teori baru yang menyatakan bahwa sel merupakan kesatuan (unit) hereditas.

Beberapa penemuan penting tentang sel antara lain sebagai berikut ini.
1. Robert Brown. R.Strasburger dan C. Bernard berhasil menemukan nukleus atau inti sel. C.Bernard menyatakan bahwa inti bertugas untuk mengatur pekerjaan sel. bahkan inti sel merupakan struktur terpenting dari sel. Hal ini didasarkan pada suatu kenyataan bahwa inti sel senantiasa berapa pada sel hidup
2. Flix Durjadin (1835). Menyatakan bahwa bagian terpenting dari sel hidup adalah cairan yang selalu terdapat didalam setiap sel hidup. Dikenal dengan protoplasma. Istilah protoplasma pertama kali diperkenalkan oleh Johanes Purkinje.

Pada makhluk hidup bersel banyak yang berasal dari hasil perkembang biakan secara kawin. pada awal kehidupanyaa berupa satu sel, yaitu sel zigot. dalam perkembangan selanjutnya sel Zigot membelah berulang-ulang menghasilkan massa yang tersusun atas banyak sel. Karerna tempat dan Fungsinya berbeda serta faktor lingkungan yang mempengaruhi juga berbeda maka pada tahapan tertentu dari perkembangan embrio akan dihasilkan massa dengan berbagai spesialisasi Fungsi dan bentuk sel yang berbeda, ini semua menujukan bahwa sel sebagai satuan struktural.

Didalam tubuh makhluk hidup, setiap kelompok sel atau jaringan mempunyai tugas tertentu, Sehingga didalam tubuh tersebut terjadi pembagian tugas kerja yang sistematis. Pembagian tugas yang sistematis ini juga terjadi dalam setiap sel. Dengan demikian, semua kegiatan hidup seperti respirasai, ekskresi, sintesis, peka terhadap rangsangan, transportasi, reproduksi dan lain-lain, Sama dengan yang dilakukan individu sebagai suatu kesatuan. Ini Menunjukan bahwa sel merupakan satuan atau unit fungsional.

Baca Juga :
Bagian Bagian Sel


Macam Macam Garam Mineral
Fungsi Karbohidrat

Demikian ya sobat, Jika sobat merasa terbantu dengan adanya artikel tentang sejarah penemuan sel dan Teori tentang sel ini, maka ada baiknya jika sobat membagikan artikel ini kepada teman-teman sobat dengan cara share ke Facebook, twitter ataupun ke Google Plus sobat, sehingga nantinya mereka juga akan terbantu seperti sobat, Nah terima kasih untuk partisipasinya ya, sampai ketmu lagi di lain kesempatan, terima kasih saya ucapkan.

Incoming search terms:

  • sejarah sel
  • sejarah penemuan sel
  • penemu sel
  • sejarah penemuan sel dan teori sel
  • penemuan sel
  • sejarah dan teori sel
  • sejarah singkat penemuan sel
  • penemuan sel dan teori tentang sel
  • sejarah tentang sel
  • sejarah penemuan sel dan teorinya
Sejarah Penemuan Sel Dan Teori Tentang Sel | yasri | 4.5