Proses Pembentukan Minyak Bumi Secara Lengkap

Minyak bumi merupakan Suatu anugrah yang tak ternilai dari sang Maha Pencipta, Jika kita melihat dari sudut pandang ilmu pengetahuan, bagai manakah proses terbentuknya minyak bumi.? nah tentu saja pada artikel kali ini saya akan mencoba berbagi tentang Materi Kimia Tepatnya untuk Sekolah SMA kelas X semester 2 ‘Minyak Bumi’. Jadi buat sobat genggeminternet.com yang dari kemaren menunggu admin update tentang materi Kimia, maka pada hari inilah waktunya. Mari sobat kita lanjutkan membahas pembentukan minyak bumi di bawah ini.

Taukah sobat genggaminternet.com bahwasanya Minyak Bumi itu terbentuk dari penguraian senyawa-senyawa organik dari Jasad mikroorganisme Jutaan tahun yang lalu di dasar laut ataupun yang ada di darat. Sisa-sisa tumbuhan dan hewan ini tertimbun oleh endapan pasir,lumpur dan zat-zat lain selama berjuat-juta tahun serta mendapat tekanan dari panas bumi secara alami. Bersamaan dengan proses tersebut, bakteri pengurai merombak senyawa-senyawa kompleks dalam jasad organik menjadi senyawa-senyawa hidrokarbon. Taukah sobat proses penguraian ini berjalan sangat lamban sehingga untuk membentuk minyak bumi membutuhkan waktu yang begitu lama. Maka dari itu minyak Bumi termasuk sumber daya alam yang tidak dapat di perbarui, sehingga dibutuhkan kebijaksanaan dalam eksplorasi dan pemakaiannya. Tidak heran ya sob kenapa banyak negara yang Berperang karena Minyak bumi. 🙂

minyak bumi

Kemudian hasil penguraian yang berbentuk cair akan menjadi minyak bumi dan bermujud Gas menjadi gas alam. Manusia bisanya dalam mendapatkan minyak bumi melakukan pengeboran. beberapa bagian Jasad renik mengandung minyak dan juga lilin. minyak dan lilin ini dapat bertahan lama di bagian perut bumi. Bagian bagian itu akan membentuk bintik-bintik,, warnanya pun akan berubah menjadi Coklat tua, Bintik-bintik itu kemudian akan tersimpan di dalam lumpur dan mengeras karena adanya tekanan Bumi. Kemudian lumpur tersebut berubah menjadi bebatuan yang terkubur semakin dalam di dalam perut bumi. Tekanan serta panas bumi secara alami akan mengenai batuan lumpur sehingga mengakibatkan Batuan lumpur menjai panas dan bintik-bintik di dalam batuan mulai mengeluarkan minyak kental yang lengket.Semakin dalam batuan terkabur di perut bumi, minyak yang dihasilkan akan semakin banyak. Pada saat batuan lumpur mendidih, minyak yang dikeluarkan berupa minyak cair yang bersifat encer, dan saat suhunya sangat tinggi akan dihasilkan gas alam. Gas alam ini sebagian besar berupa metana.

Ketika lempeng kulit bumi bergerak minyak yang terbentuk dari berbagai tempat akan ikut bergerak. Minyak bumi yang terbentuk kemudian terkumpul dalam pori-pori batu pasit atau pun batu kapur. Oleh karena adanya gaya kapiler dan juga tekanan di perut bumi yang lebih besar dibandingkan dengan tekanan di permukaan bummi, Lalu minyak bumi akan bergerak ke atas. Apabila gerak ke atas minyak bumi ini terhalang oleh batuan yang kedap cairan atau dalam kata lain Batuan tidak berpori, maka yang terjadi adalah minyak akan terperangkap dalam batuan tersebut. Oleh karenanya minya bumi juga di sebut dengan Petroleum. Petroleum berasal dari bahasa Latin, petrus artinya batu dan oleum yang artinya minyak.

pengeboran minyak bumi

Daerah yang berada di dalam lapisan tanah yang kedap akan air tempat terkumpulnya minyak bumi di sebut dengan cekungan atau antiklinal. lapisan paling bawah cekungan ini berupa air tawar ataupun air asin sedangkan lapisan yang berada di atasnya beripa minyak bumi bercampur gas alam. Gas alam berada di lapisan atas minyak bumi hal ini karena massa jenis gas alam lebih ringan di bandingkan dengan massa jenis minyak bumi. Jika akumulasi minyak bumi di suatu cekungan cukup banyak dan secara komersial menguntungkan, minyak bumi tersebut di ambil dengan cara pengeboran. Minyak bumi di ambil dair sumur minyak yang ada di pertambangan-pertambangan minyak. Lokasi-lokasi sumur-sumur minyak diperoleh setelah melalui proses studi geologi analisis sedimen karakter dan struktur sumber.

Agar sobat genggaminternet.com lebih memahami tentang proses pembentukan minyak bumi ini, mari kita lihat langsung Ilustrasi gambar di bawah ini.

1. Ganggang hidup di danau tawar ada juga yang hiup di laut. Mengumpulkan energi dari matahari dengan fotosintesis.

proses pembentukan minyak bumi

2. Kemudian Setelah ganggang-ganggang ini mati, maka akan terjadi adalah ganggang akan terendap kan di dasar cekungan sedimen dan membentuk batuan induk (source rock). Batuan induk adalah batuan yang mengandung karbon (High Total Organic Carbon). Batuan ini bisa batuan hasil pengendapan di danau, di delta, maupun di dasar laut. Proses pembentukan karbon dari ganggang menjadi batuan induk ini sangat spesifik. Itulah sebabnya tidak semua cekungan sedimen akan mengandung minyak atau gas bumi. Jika karbon ini teroksidasi maka akan terurai dan bahkan menjadi rantai karbon yang tidak mungkin dimasak.

pengolahan minyak bumi

3. Batuan induk akan terkubur di bawah batuan-batuan lainnya yang berlangsung selama jutaan tahun. Proses pengendapan ini berlangsung terus menerus. Salah satu batuan yang menimbun batuan induk adalah batuan reservoir atau batuan sarang. Batuan sarang adalah batu pasir, batu gamping, atau batuan vulkanik yang tertimbun dan terdapat ruang berpori-pori di dalamnya. Jika daerah ini terus tenggelam dan terus ditumpuki oleh batuan-batuan lain di atasnya, maka batuan yang mengandung karbon ini akan terpanaskan. Semakin kedalam atau masuk amblas ke bumi, maka suhunya akan bertambah. Minyak terbentuk pada suhu antara 50 sampai 180 derajat Celsius. Tetapi puncak atau kematangan terbagus akan tercapai bila suhunya mencapat 100 derajat Celsius. Ketika suhu terus bertambah karena cekungan itu semakin turun dalam yang juga diikuti penambahan batuan penimbun, maka suhu tinggi ini akan memasak karbon yang ada menjadi gas.

pengertian minyak bumi

4. Karbon terkena panas dan bereaksi dengan hidrogen membentuk hidrokarbon. Minyak yang dihasilkan oleh batuan induk yang telah matang ini berupa minyak mentah. Walaupun berupa cairan, ciri fisik minyak bumi mentah berbeda dengan air. Salah satunya yang terpenting adalah berat jenis dan kekentalan. Kekentalan minyak bumi mentah lebih tinggi dari air, namun berat jenis minyak bumi mentah lebih kecil dari air. Minyak bumi yang memiliki berat jenis lebih rendah dari air cenderung akan pergi ke atas. Ketika minyak tertahan oleh sebuah bentuk batuan yang menyerupai mangkok terbalik, maka minyak ini akan tertangkap dan siap ditambang.

makalah minyak bumi

Sobat genggaminternet.com Senang rasanya saya bisa menyelesaikan materi proses pembentukan minyak bumi ini, ada banyak sekali pertanyaan yang akan timbul dari materi ini, di antaranya adalah. apakah minyak bumi tidak bisa dibentuk oleh manusia.? Mengapa persebaran minyak bumi tidak merata? Dalam artian di suatu negara terdapat banyak minyak bumi sedangkan di sebagian negara lainnya miskin minyak bumi? dan lain sebagainya.

Jika memang aa pertanyaan-pertanyaan seperti itu InsyaAllah admin akan mencoba mengupdate lagi informasi tentang minyak bumi ini secara lengkap, jadi di tunggu aja ya, untuk kali ini kita sudahi sampai di sini dulu, kita akan bertemu lain waktu, terima kasih.

Incoming search terms:

  • Proses pembentukan minyak bumi
  • proses terbentuknya minyak bumi
  • pembentukan minyak bumi
  • proses terjadinya minyak bumi
  • jelaskan proses pembentukan minyak bumi
  • jelaskan proses terbentuknya minyak bumi
  • proses pembuatan minyak bumi
  • terbentuknya minyak bumi
  • Minyak bumi terbentuk dari
  • proses pembentukan minyak bumi secara singkat
Proses Pembentukan Minyak Bumi Secara Lengkap | yasri | 4.5