Pengertian Sejarah Dan Perbedaan Sejarah Sebagai Peristiwa, Kisah, Ilmu dan Seni

Artikel kali ini kita akan mencoba untuk membahas tentang materi sejarah yang mana kita sudah lama tidak membahas materi ini ya sobat genggaminternet.com, artikel terakhir yang kita bahas adalah Sejarah Kehidupan Masyarakat Purba Indonesia. Nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas Apa itu Sejarah, Pengertian Sejarah Secara Lengkap, sebenarnya ini sedikit terlambat tapi tidak mengapa sobat dari pada tidak sama sekali ya. sejarah merupakan salah satu Materi faforit bagi admin dimana admin termasuk salah satu orang yang paling suka belajar dan juga mencari serta menggali ilmu sejarah, baik itu sejarah bangasa indonesia maupun sejarah dunia lainya.

Dalam bahasa inggris disebut dengan history yang artinya masa yang telah lampau. Dalam hal ini masa lampau umat manusia. Oleh karena itu, sejarah tentu saja akan membahas kegiatan mausia di masa lampau. Dalam bahasa arab kita mengenal istirah sajaratun, yang memiliki arti pohon. Jika kita melihat gambar silsilah raja-raja, secara sepintas akan tampak seperti gambar sebuah pohon. Oleh karena itu sejarah dapat di artikan silsilah keturunan raja-raja, yang berarti merupakan peristiwa pemerintahan dan keluarga raja yang sudah lampau. Perlu di ketahui bahwa sejarah bukan hanya membahas peristiwa serta kejadian yang telah lampau saja, tetapi ada tiga aspek, Yakni masa lampau, masa kini dan masa yang akan datang.

Pengertian sejarah

Peristiwa masa lampau di jadikan pengalaman serta pelajaran masa kini, sedangkan peristiwa masa kini dijadikan titik tolak kegiatan di masa mendatang. Hal ini berarti sejarah mengandung pelajaran tentang nilai dan moral.
Ada juga orang yang mengatakan bahwa sejarah itu merupakan rentetan peristiwa sebab akibat. Itupun ada benarnya, karena peristiwa yang sedang terjadi biasanya diakibatkan oleh sebuah peristiwa yang mendahului, atau peristiwa yang telah melatar belakangi.

Apa bila kita simpulkan, sejarah berarti ilmu yang mempelajari peristiwa masa lampau yang disebabkan oleh tindakan manusia, yang mengakibatkan terjadinya perubahan perkembangan peradaban umat manusia, baik yang menyangkut sosial, ekonomi, politik, kebudanyaan dan sebagainya.

Apabila kita selidiki lebih dalam, sejarah itu ada setelah manusia ada dimuka bumi ini. Sejarah terus berkesinambungan, sehingga merupakan rentang peristiwa yang sangat panjang dan lama , sejak manusia pertama dimuka bumi ini. Dengan demikian, sejarah mempunyai sifat yang spesifik dibandingkan ilmu lainya, antara lain sebagai berikut ini :

1.    Masa lalu di lukiskan secara urutan waktu atau kronologis
2.    Ada hubungan sebab akibat atau kausalitas
3.    Peristiwa sejarah menyangkut masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang (tiga dimensi)
4.    Kebenaranya bersifat sementara (merupakan hipotesis) yang akan gugur apa bila ditemukan data pembuktian baru.

Perbedaan Sejarah Sebagai Pristiwa, Kisah, Ilmu dan Seni

1.    Sejarah Sebagai Peristiwa
Sejarah sebagai peristiwa pada hakikatnya sudah tidak ada lagi. Oleh karena itu, kita tidak mungkin lagi dapat mengamati atau menyaksikan peristiwa tersebut. Yang kita bisa amati adalah sejarah sebagai kisah, yaitu penelitian sejarah sebagai peristiwa.

2.    Sejarah Sebagai Kisah
Sejarah sebagai kisah adalah hasil karya atau hasil ciptaan orang yang menulisnya atau sejarawan penulis. Sejarah sebagai kisah seharusnya cocok dengan sejarah sebagai sebagai peristiwa masa lalu yang digambarkanya.
Sejarawan penulis dapat mengetahui bahwa peristiwa masa lampau terjadi seperti yang ia kisahkan, sebab dalam menyusun kisah masa lampau ia menggunakan dasar jejak-jejak peristiwa masa lampau.

Proses penyusunan sejarah seabgai kisah, para sejarawan menggunakan dasar jejak-jejak yang ditinggalkan oleh sejarah sebagai peristiwa. Dengan perkataan lain, sejarah sebagai peristiwa menjadi sumber sejarah sebagai kisah. Pengetahuan tentang masa lampau begitu saja tidak diperoleh dengan mudah. Untuk memperolehnya, kita harus melakukan penelitian yang kadang-kadang sulit sehingga memakan waktu dan pemikiran yang tidak sedikit.

3.    Sejarah Sebagai Ilmu
Sejarah dikatakan sebagai ilmu apabila sejarah memiliki syarat-syarat dari suatu ilmu. Adapun syarat-syarat ilmu adalah sebagai berikut ini :
a.    Ada masalah menjadi objek
b.    Ada metode
c.    Tersusun secara sistematis
d.    Menggunakan pemikiran yang rasional
e.    Kebenaranya bersifat objektif

Syarat-sayarat diatas dapat diketahui dalam sejarah, hal ini dapat terlihat sebagai berikut ini :
1.    Masalah menjadi objek kajian sejarah ialah kejadian-kejadian dimasa lalu yang menimbulkan perubahan dalam kehidupan manusia. Kejadian-kejadian itu merupakan hubungan sebab akibat.
2.    Metode sejarah adalah cara menangani bukti-bukti sejarah dan menghubungkanya serta memastikanya dengan bukti tentang asal usul. Kemudian menarik tafsiran dengan bukti peristiwa masa lampau sehingga terlihat probilitasnya.
3.    Kisah sejarah di susun dengan sistematis, berdasarkan tahun kejadian dan peristiwa yang mengawalinya, dimulai dari judul, bab, subbab, serta keterangan selanjutnya.
4.    Kebenaran fakta sejarah diperoleh dari penelitian sumber sejarah yang di kumpulkan dengan menggunakan rasio. Contoh penelitian sumber sejarah seperti fosil, candi dan peninggalan lain yang diteliti secara rasional.
5.    Kebenaran fakra sejarah adalah obyektif, karena dalam menyusun kisah sejarah harus berdasarkan fakta yang ada.

4.    Sejarah sebagai Seni
Tokoh penganjur sejarah sebagai seni adalah George Macauly Travelyan. Ia mengatakan bahwa menuliskan sebuah kisah peristiwa tidak mudah, karena memerlukan imajinasi dan seni, jika kita usut perkembangan penulisan sejarah mula-mula adalah suatu caabang dari sastra. Jadi, merupakan suatu seni. Begitu pula pada abad ke -12 di eropa posisi sejarah sebagai ilmu dan seni masih diperdebatkan sampai abad ke – 17, yang akhirnya dinyatakan bahwa sejarah merupakan cabang dari sastra karena itu sejarah di anggap sebagai seni.

Dalam kenyataan dunia pendidikan, guru maupun siswa akan merasa senang dan terhibur apabila penulisan kisah sejarah menggunakan bahasa yang indah, komunikatif, dan menarik sehingga tidak membosankan dan isinya dapat dimengerti. Untuk itu diperlukan seni dalam penulisan sejarah. Oleh karena itu, sejarah juga adalah seni.

Baca juga :

Ciri Ciri Manusia Purba


Masa Bercocok Tanam
Ciri-Ciri Meganthropus Paleojavanicus

Sahabat Genggaminternet.com saya rasa artikel Pengertian sejarah ini kita cukupkan sampai di sini dahulu ya, kita akan bertemu lagi di artikel-artikel berikutnya yang tentu tak kalah menariknya dengan artikel sebelumnya, untuk adik-adik bangsa ku, negriku janganlah Engkau malas-malasan dalam belajar, giatlah dalam belajar agar kenal engkau akan mendapatkan hasil yang maksimal, sesuatu perbuatan baik pasti kelak akan berbuah manis. Salam bahagia selalu sobat.

Incoming search terms:

  • Sejarah sebagai peristiwa
  • sejarah sebagai ilmu
  • pengertian peristiwa sejarah
  • perbedaan sejarah sebagai peristiwa dan sejarah sebagai kisah
  • peristiwa sejarah
  • pengertian sejarah sebagai seni
  • pengertian sejarah sebagai peristiwa
  • sejarah sebagai kisah
  • pengertian sejarah
  • perbedaan sejarah sebagai peristiwa dan kisah
Pengertian Sejarah Dan Perbedaan Sejarah Sebagai Peristiwa, Kisah, Ilmu dan Seni | yasri | 4.5