Pengertian Pernapasan dan Alat-Alat Pernapasan

Kesempatan yang berbahagia ini kita masih akan membahas mengenai Pernapasan, yang mana seperti yang kita ketahui bersama pada postingan sebelumnya kita telah membahas tentang pernapasan, yakni Mekanisme Pernapasan dada dan Perut maka pada kesempatan kali ini kita akan mencoba pula membahas mengenai alat-alat pada pernapasan serta pengertian dari pernapasan itu sendiri, nah teman-teman tentu penasaran dong, maka dari itu untuk menjawab rasa penasaran itu ada baiknya jika kita simak artikel ini sampai tuntas.

Alat-Alat Pernapasan

Pernapasan atau respirasi merupakan pengambilan Oksigen dan mengeluarkan Karbon dioksida, pada pernapasan terdapat alat-alat pernapasan yang mana berfungsi dan bertugas untuk pengambilan Oksigen dan pengeluaran karbon dioksida, sehingga alat-alat pernapasan merupakan bagian dari sistem pernapasan yang sangat vital bagi kinerja dan keaktifan pernapasan itu sendiri, dapat kita katakan bernafas adalah kebutuhan kita kapan saja dan di mana saja, Semua makhluk yang hidup di dunia ini pasti bernafaas akan tetapi setiap makhluk memiliki cara pernapasan yang berbeda-beda.Begitu juga dengan Manusia memiliki cara kerja dan proses pernapasan yang berbeda-beda serta alat-alat pernapasannya pun berbeda dengan hewan serta tumbuhan, nah di artikel inilah kita akan membahas secara tuntas mengenai alat-alat pernapasan ini, silahkan lihat di bawah ini ya.

A. Pengertian Pernapasan

Pernapasan atau kadang di sebut juga dengan respirasi merupakan seluruh proses mulai dari pemasukan udara, pengambilan okesigen dan penggunaan oksigen untuk oksidasi hingga dengan pengeluaran zat-zat sisa pernapasan.

Pada sistem pernapasan manusia, manusia bernapas secara tidak langsung, artinya udara untuk pernapasan tidak berdifusi secara langsung melalui permukaan kulit.Difusi udara untuk pernapasan pada manusia terjadi dibagian dalam tubuhh, yaitu gelembung paru-paru (alveolus). Pada pernapasan secara tidak langsung, udara masuk ke dalam tubuh manusia dengan perantara alat-alat pernapasan.

B.Alat-Alat Pernapasan Pada Manusia

Setelah membahas secara tuntas mengenai pengertian pernapasan, maka pada kesempatan kali ini kita akan mencoba untuk membahasa mengenai Alat-alat pernapasan manusia, yakni terdiri dari rongga hidung, Faring(tekak), laring atau pangkal tenggorokan, trakea atau batang tenggorokan, bronkus atau cabang tenggorokan serta pulmo atau paru-paru. Ke semua yang sudah kita sebutkan di atas akan kita bahas point demi point seperti di bawah ini.

1. Rongga Hidung (Cavum Nasalis)

Rongga Hidung

Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). Rongga hidung berlapis selaput lendir, di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. Selain itu, terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. sobat genggaminternet harus memahami penjelasan ini ya.

2. Faring (Tekak)

faring

Faring memiliki berbentuk seperti tabung corong yang terletak di belakang rongga hidung dan mulut. Faring berfungsi sebagai jalan bagi udara dan makanan. Selain dari pada itu, faring juga berfungsi sebagai ruang getar untuk menghasilkan suara.

3. Laring (Pangkal Tenggorokan)

Laring

Laring terdapat di antara faring dan trakea. Dinding laring tersusun dan sembilan buah tulang rawan. Salah satu tulang rawan tersusun dari dua lempeng kartilago hialin yang menyatu dan membentuk segitiga. Bagian ini disebut jakun.

Di dalam laring terdapat epiglotis dan pita suara. Epiglôtis merupakan kartilago elastis yang berbentuk seperti daun. Epiglotis dapat membuka dan menutup. Pada saat menelan makanan, epiglotis menutup sehingga makanan tidak masuk ke tenggorokan tetapi menuju kerongkongan. Pita suara merupakan selaput lendir yang membentuk dua pasang lipatan dan dapat bergetar menghasilkan suara.

4. Trakea (Batang Tenggorokan)

Trakea

Batang Tenggorokan atau trakea berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm, tenletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Dinding tenggorokan tipis dan kaku, dikelilingi oleh cincin tulang rawan, dan pada bagian dalam rongga bersilia. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan.

5. Cabang-Cabang Tenggorokan (Bronki)

Cabang-Cabang Tenggorokan

Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian, yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea, hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. Bronkus bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus.

6. Bronkiolus

Bronkiolus

Bronkiolus merupakan anak cabang dan batang tenggorok yang terdapat dalam rongga tenggorokan dan akan memanjang sampai ke paru-paru. Jumlah cabang bronkiolus yang menuju paru—paru kanan dan kiri tidak sama. Bronkiolus yang menuju paru-paru kanan mempunyai 3 cabang, sedangka bronkiolus yang menuju paru-paru sebelah kiri hanya bercabang 2. Bronkiolus adalah cabang dan bronkus dan memiliki dinding yang lebih tipis, pada ujung bronkiolus terdapat banyak sekali gelembung-gelembung kecil yang dinamakan alveolus. Ciri khas bronkiolus adalah tidak adanya tulang rawan dan kelenjar pada mukosanya, pada bagian awal dari cabang bronkiolus hanya memiliki sebaran sel globet dan epitel. Fungsi dari bronkiolus adalah sebagai media yang menghubungkan oksigen yang dihirup agar mencapai paru-paru.

7. Paru-paru (Pulmo)

Paru-paru (Pulmo)

Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas, di bagian samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis, disebut pleura. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura panietalis). Paru-paru tersusun oleh bronkiolus, alveolus, jaringan elastik, dan pembuluh darah.
Bronkiolus tidak mempunyai tulang rawan, tetapi rongga bronkus masih bersilia dan di bagian ujungnya mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Setiap bronkiolus terminalis bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus respirasi, kemudian menjadi duktus alveolaris.Pada dinding duktus alveolans mengandung gelembung-gelembung yang disebut alveolus.

Bagaimana teman-teman genggaminternet, sekarang sudah mengerti ya bagian-bagian dari pernapasan manusia, nah jika sudah mengerti kini saatnya saya pamit, Jangan malas ya adik-adik dalam mengerjakan tugas sekolah yang di berikan bapak/ibu guru kalian, jadilah murid teladan agar kelak bisa membahagiakan kedua orang tua dan menjadi kebanggaan Negara tercinta ini.

Incoming search terms:

  • alat pernapasan manusia
  • alat pernapasan
  • gambar alat pernapasan
  • pengertian pernapasan
  • gambar alat pernapasan manusia
  • gambar faring
  • alat pernafasan
  • rongga hidung
  • gambar alat pernafasan
  • paru paru
Pengertian Pernapasan dan Alat-Alat Pernapasan | yasri | 4.5