Pengertian, Perbedaan Insitu, Eksitu dan Contoh contohnya

Menurunnya keanekaragaman hayati berdampak buruk pada kehidupan manusia yang menyebabkan semakin sedikitnya manfaat yang diperoleh manusia. Keadaan ini mendorong pemerintah untuk menciptakan metode perlindungan keanekaragaman hayati yang bertujuan melindungi dan menjamin kelestarian fungsi ekosistem, mencegah punahnya spesies karena habitat yang rusak, dan menyediakan sumber plasma nuftah untuk pengembangan jenis tanaman dan hewan. Ya! Pemerintah telah menciptakan dua metode konservasi sebagai wujud usaha pelestarian keanekaragaman hayati. Apa sajakah metode itu? Nah , pada pembahasan kali ini kita akan mengetahui tentang metode konservasi, mulai dari pengertian, perbedaan konservasi insitu, eksitu, dan contoh-contohnya. Mari kita simak!

Insitu Eksitu

Pengertian Konservasi Insitu dan Eksitu

Konservasi atau perlimdungan keanekaragaman hayati adalah upaya yang dilakukan pemerintah yang bertujuan untuk melindungi flora dan fauna dari ancaman kepunahan. Metode konservasi dapat dibedakan dua, yaitu konservasi in situ (dalam habitat alaminya) dan ex situ (diluar habitat aslinya). Berikut ini adalah penjelasan tentang pengertian, perbedaan konservasi insitu, eksitu dan contoh-contohnya.

1. In Situ
In situ adalah konservasi flora dan fauna yang dilakukan pada habitat asli. Misalnya memelihara ikan yang terdapat di suatu danau yang dilakukan di danau tersebut, tidak dibawa ke danau lain atau sungai. Ini dilakukan agar lingkungannya tetap sesuai dengan lingkungan alaminya. Meliputi 7 kategori, yaitu cagar alam, suaka margasatwa, taman laut, taman buru, hutan, atau taman wisata, taman provinsi, dan taman nasional.

2. Ex Situ
Ex situ adalah konservasi flora dan fauna yang dilakukan di luar habitat asli, namun kondisinya diupayakan sama dengan habitat aslinya. Perkembangbiakan hewan di kebun binatang merupakan upaya pemeliharaan ex situ. Jika berhasil dikembangbiakan, sering kali organisme tersebut dikembalikan ke habitat aslinya. Contohnya, setelah berhasil ditangkar secara ex situ, jalak Bali dilepaskan ke habitat aslinya di Bali. Misalnya: konservasi flora di Kebun Raya Bogor dan konservasi fauna di suaka margasatwa Way Kambas, Lampung.

Perbedaan Konservasi Insitu dan Eksitu
Kedua konservasi ini jelas memiliki perbedaan meskipun keduanya sama-sama metode upaya perlindungan keanekaragaman hayati. Perbedaan antara konservasi Insotu dan Eksitu di antaranya:

Insitu adalah pelestarian di habitat aslinya sedangkan Eksitu adalah pelestarian di luar habitatnya
Insitu melalui konservasi cagar alam, cagar biosfer, dan suaka margasatwa sedangkan Eksitu melalui konservasi kebun koleksi, kebun raya, taman safari, plasma nutfah, dan kebun binatang).

Contoh-Contoh Daerah Insitu dan Eksitu

1. Contoh Daerah Konservasi Insitu

  • Taman nasional ujung kulon, tempat populasi badan jawa
  • Taman nasional tanjung putting, pusat rehabilitasi orang utan, dan terdapat tiga vegetasi dominan yaitu pandan-pandanan, palem-paleman dan berbagai jenis epifit.
  • Taman nasional kerinci, tanam nansional terbesar di Indonesia dengan luas kawasan sekitar 15.000 km.
  • Tempat perlindungan berbagai hewan dan tumbuhan khas yang ada di sumatera.
  • Taman nasional gunung gede- pangrango (jawa barat), taman yang kaya flora dan fauna, bunga edelweiss jawab yang tumbuh subur, terdapat leopard, gibon, dan monyet jawa.
  • Taman nasional komodo, merupakan vegetasi sabana, dengan terdapat tumbuhan lonter dan sebagian jenis anggrek, serta tempat hidup hewan komodo.
  • Taman nasional gunung lauser, taman yang penting di kawasan Asia Tenggara dengan luas area 9.500 km. merupakan tempat perlindungan 1000 spesies tumbuhan dan 4000 spesies hewan dalam klasifikasi hewan-hewan western malesia.

2. Contoh Daerah Konservasi Eksitu

  • Taman Safari Puncak
  • Kebun Botani, yaitu kebun yang mengoleksi berbagai tumbuhan yang hidup, seperti Kebun raya bogor, Kebun Raya Purwodadi Jawa Timur.
  • Kebun Plasma Nutfah, kebun ini tidak hanya mengembangkan plasma nuftah yang unggul, tapi juga mencakup bibit tradisional serta kerabat lainnya.

Demikianlah penjelasan tentang pengertian, perbedaan insitu, eksitu, dan contoh-contohnya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda, Dan jika kalian merasa artikel ini bermanfaat, maka ada baiknya jika kalian membagikan artikel ini kepada teman-teman anda yang ada di Media sosial, terima kasih.

Pengertian, Perbedaan Insitu, Eksitu dan Contoh contohnya | yasri | 4.5