Pengertian Organel Dan Bagian Bagian Organel

Pengertian Organel – Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba untuk membahas mengenai Pengertian Organel dan Bagian-bagian Organel┬áBaik itu pengertian Organel sel, Fungsi pengertian organel sel, Ataupun pengertian organel dalam biologi. yang kesemuanya Akan kita kupas pada kesempatan kali ini, oleh karena itu sobat harus membaca keseluruh artikel ini agar nantinya sobat bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Baiklah karena pada kesempatan kali ini kita tidak akan memperpanjang waktu dalam pengetikan, mari kita langsung saja melihatnya di bagian bawah ini.

Untuk melaksanakan berbagai fungsi hidup, sel di lengkapi berbagai organel, seperti sel atau nekuleus, mitokondria, ribosom, lisosom, plastida, retikulum endoplasma, golgo kompleks dan badan mikro.

a. Nukleus (Inti sel)

nukleus


Nukleus merupaan organel sel terbesat. bergaris tengah antara 10mu-20mu. Bentuknya bulat hingga oval. pada organisme eukarotik. Kecuali, sel darah merah pada mamalia dewasa dan sel floam. Inti sel terlindung oleh selaput inti atau karioteka. sedangkan pada organisme prokariotik, bahan intinya tidak terlindung oleh selaput inti. umumnya inti sel mempunyai sebuah Nekleus, sel otot lurik mempunyai lebih dari satu nekleus. Setiap sel parameeium memiliki dua buah inti, Yaitu inti kecil (mikro nukleus) dan inti besar (makro nukleus).
Nekleus merupakan organel yang amat vital bagi kehidupan, yaitu mengendalikan seluruh kegiatan sel.
Inti sel merupakan organel ang mengandung informasi genetik berupa ADN. ADN mempunyai kemampuan untuk menggandakan diri (mereplikasi) yang diikuti pembelahan nekleus sehingga inti hasil duplikasinya memiliki ADN serupa. Bila pembelahan inti dikuti pembelahan sel. setiap sel hasil pembelahan akan memiliki inti yang serupa.
Beberapa bagian penting dari Nekleus adalah selaput inti(kariote’a) matriks atau nekleoplasma, dan anak inti atau nekleus.

1. Selaput Inti (Karioteka)
Karioteka terdiri dari dua lapis yang berfungsi sebagai pembungkus sekaligus sebagai pelindung inti, selaput luar inti mempunyai hubungan langsung dengan retikulum endoplasma (RE) yang permukaanya banyak tertutup oleh ribosom. pada karioteka terdapat lubang-lubang yang memungkinkan terjadinya pertukaran zat antara plasma inti dengan sitoplasma, Seperti ARN duta dan satuan-satuan Ribosom, molekul protein ribosom, nukleotida, dan molekul-molekul yang terlibat dalam mengatur kegiatan ARN.

2. Matriks ata nukleoplasma
Nukleoplasma merupakan cairan inti berbentuk gel yang kaya akan substansi kimia, seperti ion-ion, Protein, enzim, nukleotida, dan benang-benang kromatin. Benang-benang kromatin ini terutama terdiri dari untaian ADN yang terikat pada protein dasar yang dikenal dengan histon. Benang-benang kromatin yang memendek, ranebal dan mudah menyerap zat warna disebut kromosom.

3. Nukleous
Di dalam setiap inti sel sering ditemukan sebuah atau lebih anak inti atau Nekleous. bagian ini banyak mengandung ADN yang bertindak sebagai organisator inti dan banyak mengandung salinan gen-gen yang memberikan kode ARN ribosom. Fungsi nekleous yang utama adalah dalam sintesis ARN, jadi secara tidak langsung juga berberan dalam sintesis protein.

b. Retikulum Endoplasma

Retikulum Endoplasma
Retikulum Endoplasma merupakan sistem membran kompleks yang tersusun tidak beraturan membentuk jaring-jaring kerja (retikulum). yang terdapat dalam sitoplasma sel eukariotik. Retikulum endoplasma ini bertindak sebagai saluran-saluran dalam sitoplasma yang menghubungkan dengan nekleous.
Retikulum Endoplasma dibedakan menjadi dua, Yaitu RE Kasar(memiliki banyak ribosom) dan RE Halus (tidak memiliki Ribosom) keduanya berperan besar dalam sintesis dan transportasi senyawa kimia lainya.

c. Ribosom (Sintesis Protein)

Ribosom
Ribosom adalah organel kecil didalam sel dengan diameter lebih kurang 20nm. Organel ini terdapat bebeas di dalam sitoplasma maupun melekat ataupun menutup membran RE. Ribosom tersusun atas protein dan ARN Riosom dengan perbandingan sama banyak. Fungsi ribosom sebagai tempat menyintesis protein dari asam amino.

d. Sentriol

Sentriol
Organel ini terdiri dari sepasang badan berbentuk tabung (silinder) dan merupakan suatu kesatuan yang di sebut sentrosonz. Sentriol berisi sekelompok mikrotubulkus yang terdiri atas sembilan triplet, terletak di dekat dengan nekleus. Sentriol ini berperan besar besar dalam proses pembelahan sel.

e. Golgi Kompleks

Golgi Kompleks
Organel ini ditemukan oleh Camillo Golgi tahun 1898. Jumlahnya mennjol pada sel kelenjar. Organel ini membentuk struktur seperti jala yang kompleks.
Golgi kompleks berfungsi untuk :
1. Mengangkat dan mengubah secara kimia materi-materi yang terdapat di dalamnya.
2. Menghasilkan lendir, lilin pada tanaman perca. dan sekresi yang bersifat lengket
3. Kadang-kadang untuk transpor lemak
4. Sekresi protein, glikoprotein, karbohidrat, dan lemak
5. Membentuk lisesora

Didalam organel ini juga dibentuk enzim-enzim penernaan yang belum aktif(zimogen, koenzim). didalam badan golgi. Protein dengan RE diikatkan dengan karbohidrat rantai pendek membentuk glikoprotein. Struktur golgi kompleks berfariasi, dari yang bentuknya tidak jelas, tidak berbentuk hingga berbentuk jaring-jaring atau jala. pada sel tumbuhan badan golgi ini sering disebut diktisom.

f. Lisosom

Lisosom
lisosom adalah organel kecil yang terbungkus oleh selapis membran. Organel ini terdapat hampir pada semua sel eukariotik. terutama pada sel-sel hewan yang memiliki kegiatan fagositik. didalam lisosom mengandung banyak enzim pencerna hidrolitik. Seperti protease, Nuklease, lipase dan fosfatse. Enzim-enzim didalam lisosom ini sebenarnya di bentuk oleh RE Kasar. yang selanjutnya dikirim kedalam golgi kompleks. Pada sel tumbuhan vakuola tengah yang besar dapat bertindak sebagai lisosom.
Fungsi Lisosom adalah sebagai berikut ini :
1. Mencerna materi yang di ambil secara endositosis
2. Autifagi yaitu penyingkiran struktur-struktur yang tidak di kehendaki dalam sel
3. Eksositosis yaitu pembebasan enzim diluar sel, misalnya ini terjadi pada pergantian tulang rawan pada perkembangan tulang keras
4. Autolisis, Yaitu penghancuran diri sel dengan cara membebaskan semu isi lisosom dalam sel, misalnya terjadi pada berudu yang menginjak dewasa dengan menyerap kembali ekornya.

g. Mitokondria

Mitokondria
Mitrokondria merupakan organel yang berbentuk seperti sosis yang strukturnya sangat kompleks. Terdapat pada semua sel eukariotik aerobik. Organel ini merupakan tempat berlangsungnya respirasi aerobik dalam sel. Makin tinggi kebutuhan akan energi, makin besar pula jumlah mitokondria yang dimilikinya. Misalnya setiap sel hati memiliki 1.000 mitokondria.
Setiap mitokondria terlindung oleh membran ganda. Membran yang sebelah dalam berlekuk-lekuk disebut krista. Berfungsi untuk memperluas permukaan. Ruangan yang terletak diantara lipatan membran disebut matriks. Matriks kaya akan enzim-enzim pernapasan (sitokrom) dan senyawa ADN, ARN serta protein. Krista juga penting untuk mengatur pemindahan atau translokasi enzim dan bertanggung jawab atas gerakan ADP atau ATP melalui membran ini dalam respirasi sel.

h. Kloroplas

Kloroplas
Kloroplas tersebar didalam sitoplasma adalah plastida yang mengandung pigmen hijau, kuning, atau merah. Fungsinya untuk penyelenggara fotosintesis. Peran pigmen fotosintetik pada tumbuhan tinggi adalah untuk menyerap energi cahaya dan kemudian mengubahnya menjadi energi kimia. Didalam kloroplas terdapat klorofil dan pigmen-pigmen fotosintetik lainya, yang terletak pada sistem membran dan bertebaran pada seluruh badan dasar yang disebut stroma.
Dalam fotosintesis reaksi fase terang berlangsung pada sistem membran, sedangkan pada fase gelap berlangsung pada stroma.
Pigmen fotosintetik dibedakan menjadi dua, yaitu klorofil dan karotenoid, terletak pada membran kloroplas. Klorofil merupakan pigmen hijau, Terutama menyerap sinar merah, biru, ungu dan memantulkan sinar Hijau, kecuali jika tertutup oleh pigmen warna lainya. Karotenoid merupakan pigmen berwarna kuning , orange, merah atau coklat, Menyerap sinar gelombang antara biru-ungu.
Karotenoid juga banyak terdapat pada bunga dan buah sehingga organ tersebut berwarna cermelang yang dapat menarik serangga, burung atau hewan lainya untuk membantu penyerbukan dan penernaan bijinya. Contoh karotenoid yang terdapat pada buah adalah likopen, yakni karotenoid yang terdapat pada buah tomat. Disamping menyerap energi sinar, karotenoid juga berfungsi untuk melindungi klorofil pada saat sinar terlalu kuat dan oksidasi oleh oksigen yang di hasilkan oleh proses fotosintesis.
Karatenoid dibedakan menjadi dua tipe, yaitu karoten dan xantofil. Karoten merupakan senyawa hidrokarbon, yang terpending adalah b-karoten, yaitu pigmen kuning atau orange yang terdapat pada wortel. Xantofil mempunyai susunan kimia mirip karoten. Banyak terdapat dalam sel-sel mahkota bunga, Nantofil ini banyak mengandung oksigen.

i. Badan Mikro (Peroksisom dan Glioksisom)

Badan Mikro
Organel ini berukuran sebesar lisosom, peroksisom senantiasa berasosiasi dengan organel lainya, dan banyak mengandung enzim katalase dan oksidase. Proksisom juga berperdan dalam metabolisme lemak menjadi karbohidrat serta perubahan parin.
Pada heran, perolsisom terkurung didalam sel-sel hati dan ginjal. Sedangkan pada tumbuhan terdapat dalam berbagai tipe sel. Diduga peroksisom dihasilkan dalam retikulum endoplasma.

BACA JUGA :
Funngi Membran Sel
Sejarah Penemuan Sel
Fungsi Sel Hewan dan Tumbuhan

Nah Cukup sampai disini dahulu ya sobat, Jika sobat memiliki pertanyaan seputar artikel pengertian Organel sel ini silahkan saja sobat tinggalkan pertanyaan sobat di kotak omentar facebook yang ada di bagian bawah ini,

Incoming search terms:

  • pengertian organel
  • organel
  • bagian bagian organel
  • organel sel yg berbentuk sosis adalah
  • organel dan bukan organel
  • organ pada hewan yang berfungsi menyerap karotenoid
  • nukleotida organel
  • lisosom berwrna coklat
  • sejarah singkat tentang pertumbuhan kerajaan kediri lengkapi
  • benang benang halus didalam nukleus yang mudah menyerap zat warna
Pengertian Organel Dan Bagian Bagian Organel | yasri | 4.5