Pengertian Nematoda, Ciri-ciri, Klasifikasi, Reproduksi, dan Peranannya

Pengertian Nematoda, Ciri-ciri, Klasifikasi – Sobat pembaca setia Blog genggaminternet.com kali ini kita masih akan melanjutkan pembahasan kita mengenai Pelajaran Biologi, Jika Sebelumnya kita sudah membahas mengenai Bintang laut, Maka kali ini yang akan kita kupas secara Tuntas adalah Nematoda, Yup makhluk hidup yang satu ini masuk ke dalam Kategori Filum, Yuk langsung Saja kita Bahas, Filum berikutnya adalah nematoda. Pernahkah kalian mendengar istilah tersebut? Hewan hewan apa saja kah yang termasuk ke dalam filum ini? Mari kita bahas tentang Nematoda, mulai dari Pengertian nematoda, ciri-ciri, klasifikasi, reproduksi, dan peranannya dalam kehidupan manusia.

Pengertian Nematoda

Pengertian Nematoda

Istilah Nematoda berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata yaitu nema yang berarti berenang dan ode yang berarti seperti. Nematoda merupakan hewan tripoplastik dan pseudoselomata (berongga tubuh semu). Nematoda adalah cacing berbentuk bulat panjang (gilik), atau seperti benang. Nematoda adalah filum hewan yang beragam yang menghuni rentang lingkungan yang sangat luas. Spesies nematoda bisa sulit untuk dibedakan, dan meskipun lebih dari 25.000 telah dijelaskan, lebih dari setengahnya adalah parasit, jumlah spesies nematoda telah diperkirakan sekitar 1 juta. Berbeda dengan filum Cnidaria dan Platyhelminthes (cacing pipih), nematoda memiliki sistem pencernaan tubular dengan bukaan di kedua ujungnya.

Ciri- Ciri Nematoda :

  • Berbentuk bulat panjang (gilik) atau mirip dengan benang
  • Hewan tripoblastik dan Pseudoselomata (berongga tubuh semu)
  • Hidup bebas dengan memakan sampah organik, kotoran hewan, tanaman yang membusuk, ganggang, jamur, dan hewan kecil lainnya.
  • Hidup parasit di hewan, manusia, dan tumbuhan.
  • Dapat ditemukan di air tawar, air laut, dan air payau serta di tanah.
  • Terdapat di organ seperti, anus, usus halus, pembuluh darah, pembuluh limfa, jantung, paru-paru, dan mata.
  • Berukuran bervariasi mulai dari hidup di air tawar dan darat berukuran kurang dari 1 mm, sedangkan di laut hidup mencapai 5 cm.
  • Cacing betina lebih besar dari pada cacing jantan.
  • Bentuk tubuh silindris atau bulat panjang (gilik). dan tidak bersegmen.
  • Bagian anterior atau daerah mulut tampak simetri radial
  • Semakin ke arah posterior membentuk ujung yang meruncing

Klasifikasi Nematoda

1. Adenophorea
Anggota kelas dari Adhenophorea tidak mempunyai phasmid (organ kemosreseptor) sehingga disebut dengan Aphasmida. Banyak dari anggota Adenophorea yang hidup bebas, tetapi menjadi parasit di berbagai hewan. Contohnya Trichuris ovis sebagai parasit di domba.

2. Secernentea
Secernentea disebut dengan Phasmida, karena terdapat anggota spesiesnya mempunyai phasmid. Banyak anggota kelas hidup dalam tubuh vertebrata, serangga dan tumbuhan. Berikut uraian mengenai contoh-contoh spesies Secernentea:

a. Ascaris Lumbricoides (Cacing Perut)
Ascaris lumbricoides adalah parasit usus halus manusia yang menyebabkan penyakit askariasis. Infeksi cacing perut menyebabkan penderita mengalami kekurangan gizi. Tubuh pada bagian anterior cacing mempunya mulut yang dengan dikelilingi tiga bibir dan gigi-gigi kecil. Cacing betina memiliki ukuran panjang sekitar 20-49 cm, dengan diamater 4-6 mm, di bagian ekor runcing lurus, dan dapat menghasilkan 200.000 telur per hari. Cacing jantan berukuran panjang sekitar 15-31 cm, dengan diameter 2-4 mm, bagian ekor runcing melengkung, dan di bagian anus terdapat spikula yang berbentuk kait untuk memasukkan sperma ke tubuh betina.

b. Ancylostoma Duodenale (Cacing Tambang)
Anylostoma duodenale disebut cacing tambang karena sering ditemukan didaerah pertambangan, misalnya di Afrika. Spesies cacing tambang di Amerika yaitu Necator americanus. Cacing yang hidup parasit di usus halus manusia dan mengisap darah sehingga dapat menyebabkan anemia bagi penderita ankilostomiasis.

c. Oxyuris Vernicularis (Cacing Kremi)
Oxyuris vermicularis atau Enterobius vermicularis (cacing kremi) berukuran 10-15 mm. Cacing yang hidup di usus besar manusia, khususnya pada anak-anak. Cacing dewasa betina menuju ke dubur pada malam hari untuk bertelur dan mengeluarkan suatu zat yang menyebabkan rasa gatal. Rasa gatal menyebabkan penderita menggaruknya sehingga telur cacing mudah terselip di buku-buku. Telur cacing dapat tertelan kembali pada saat penderita makan. Di usus, telur akan menetas menjadi cacing kremi baru. Cara penularan cacing kremi tersebut disebut dengan autoinfeksi.
d. Wuchereria Bancrofri (Cacing Filaria atau Cacing Rambut)

Reproduksi Nematoda

Sebagian besar spesies pada filum Nematoda memiliki kelamin terpisah sehingga dapat dibedakan antara individu jantan dan individu betina (disebut gonokoris). Individu jantan dan betina memiliki bentuk yang berbeda, biasanya cacing gilik jantan berukuran lebih kecil dari yang betina. Kemudian ekor dari individu jantan berbentuk seperti kait, sedangkan yang betina lurus.
Reproduksi biasanya terjadi secara seksual, namun ada juga spesies hermaprodit yang membuahi sendiri. Pada cacing gilik yang hidup bebas, telur menetas menjadi larva yang memiliki penampakan yang sama dengan individu dewasa. Tapi pada cacing gilik parasit, siklus hidupnya biasanya jauh lebih rumit.

Peranan Nematoda

Pada umumnya Nematoda merugikan karena hidup parasit dan menyebabkan berbagai penyakit pada manusia. Banyak pula spesies Nematoda yang menjadi parasit pada tumbuhan, contohnya Globodera rostochiensis yang menjadi parasit pada tanaman kentang dan tomat, dan sebagai vektor virus pada beberapa tanaman pertanian. Namun ada pula Nematoda yang menjadi predator hama seperti ulat tanah. Caenorhabditis elegans merupakan Nematoda yang hidup bebas di tanah, telah lama digunakan sebagai organisme model untuk penelitian mengenai perkembangan hewan, termasuk perkembangan saraf, karena mudah dikembangbiakkan dan mudah dianalisis struktur genetiknya.

Artikel Lainnya, Silahkan di Baca :

Dari penjelasan di atas kita dapat mengetahui apa itu hewan nematoda, pengertian nematoda, ciri-ciri, klasiikasi, reproduksi, dan peranannya bagi kehidupan manusia. Dan filum nematoda pada umumnya memang merugikan dan hanya menjadi parasit bagi kehidupan manusia.
Well, semoga ulasan tentang pengertian nematoda, ciri-ciri, klasiikasi, dan peranannya ini bermanfaat buat pembaca.

Incoming search terms:

  • ciri-ciri parasit beserta perannya
  • pengertian nemat
Pengertian Nematoda, Ciri-ciri, Klasifikasi, Reproduksi, dan Peranannya | yasri | 4.5