Macam Macam Media Sosialisasi

Sahabat genggam internet sudah lama sekali rasanya kita tidak bersua, dalam berbagai update artikel. Nah pada hari ini senang sekali rasanya karena saya bisa kembali bisa update artikel di websire ini, Untuk kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai materi Sosiologi yang mana tentang pembentukan kepribadian sesorang, yang akan saya beri judul Macam Macam Media Sosialisasi Dalam Pembentukan Kepribadian yang selengkap nya dapat sobat baca di artikel ini. kita menyadari bahwa sifat suatu individu dengan individu lainnya tentulah tidak lah pernah sama persis, nah ini akan menjadi menarik untuk pembahasan kali ini, yang tentunya sobat akan bertanya-tanya, apa si faktor-faktor yang menyebabkan Ragam kepribadian setiap individu. nah oleh karena itu pada kesempatan kali kita akan membahasnya secara tuntas melalui artikel ini, sekarang mari kita langsung saja melihat penjelasannya di bawah ini.

Sosialisai Kepribadian

Pengertian Media Sosialisasi

Media sosialisasi adalah pihak-pihak yang menjadi perantara terjadinya sosialisasi. Dalam sosialisasi diperlukan adanya media agar tujuan dan peranan /fungsi sosialisasi dapat tercapai. Proses sosialisasi terjadi dalam institusi sosial atau kelompok masyarakat. Dalam terjadinya sosialisasi memiliki tahapan-tahapan sosialisasi yang membuat sosialisasi tersebut dapat terjadi. Kelompok masyarakat yang berperan penting dalam proses sosialisasi, seperti keluarga, teman sepermainan, sekolah, lingkungan kerja, dan media massa. Oleh karena itu media sosialisasi sangat berperan dalam pembentukan kepribadian seorang individu.

Macam – Macam Media Sosialisasi

1. Keluarga

keluarga

Pertama kali manusia mengalami proses sosialisasi adalah di dalam keluarga tempat dia dilahirkan. Keluarga sebagai kesatuan yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak merupakan kelompok terkecil dalam masyarakat. Namun, peran yang dimilikinya sangat penting dalam proses sosialisasi. Keluarga mempunyai fungsi dan pengawasan sosial. Keluarga memberi pengertian kepada anak tentang peranannya baik dalam keluar maupun masyarakat. Seseorang dalam berhubungan selalu dengan orang lain dan diperlukan kebiasaan yang telah teratur, seperti cara makan dan cara berpakaian. Dari keluarga, anak-anak juga akan mulai belajar bagaimana harus bersabar, bersikap ramah, dan memiliki perhatian kepada orang lain. Di dalam keluarga, seorang anak sudah mulai diberi tanggung jawab kecil. Misalnya, merapikan buku-buku, tempat tidur, atau membersihkan halaman rumah. Dengan cara seperti itu seorang anak mengalami sosialisasi nilai-nilai kerja sama dan tanggung jawab.

2. Teman Sepermainan

teman bermain

Media sosialisasi pada tahap berikutnya adalah kelompok teman sebaya atau teman sepermainan. Teman sebaya terdiri atas beberapa orang anak yang usianya hampir sama. Mereka sering berinteraksi satu dengan lainnya melalui kegiatan bermain bersama. Interaksi di antara teman sepermainan bertujuan untuk memperoleh kesenangan (rekreatif). Para remaja juga melakukan sosialisasi melalui kelompok teman sebaya, dan di antara mereka mempunyai rasa saling memiliki dan senang melakukan kegiatan bersama-sama. Mempersamakan diri dengan teman sepermainan merupakan salah satu hal penting dalam perkembangan tingkah laku. Proses sosialisasi dalam teman sepermainan adalah dengan saling meniru dan selalu belajar. Dalam kelompok teman sebaya itulah seorang anak mulai menerapkan prinsip hidup bersama di luar lingkungan keluarganya.

3. Lingkungan Sekolah

teman sekolah

Sekolah merupakan lembaga penting dalam proses sosialisasi. Sebagai media sosialisasi, sekolah memiliki fungsi dan peran sebagai berikut.

  • Sekolah menjadi media transmisi kebudayaan. Kebudayaan yang diteruskan dapat berupa ilmu pengetahuan, kecakapan, maupun nilai dan sikap.
  • Sekolah mengajarkan peranan sosial. Dalam berbagai kegiatan di sekolah, siswa diajari berbagai kecakapan. Mereka juga berkesempatan memegang peran dalam berbagai organisasi (OSIS, Pramuka, pecinta alam, dan lain-lain).
  • Sekolah menciptakan integrasi sosial. Peranan ini penting bagi bangsa Indonesia yang beragam budaya, suku, agama, dan kelompok sosialnya. Sekolah mengajarkan nilai-nilai hidup bersama dan toleransi kepada para siswa. Nilai-nilai tersebut diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari warga sekolah. Bentuknya dapat berupa pemberian perlakuan, kesempatan, dan pelayanan yang sama kepada setiap siswa.
  • Sekolah melahirkan terobosan-terobosan baru. Proses belajar mengajar di sekolah memungkinkan terciptanya hal-hal baru yang positif. Hal itu dapat diterapkan di masyarakat luas. Misalnya, pembaruan cara hidup sehat. Mulamula diajarkan di sekolah, kemudian diterapkan di masyarakat.
  • Sekolah membentuk kepribadian siswa. Siswa dibiasakan tertib, berpikir logis dan maju, hidup terencana, bekerja sama, berpacu dalam prestasi, saling menghargai dan tenggang rasa. Akhirnya, terbentuklah kepribadian siswa sehingga menjadi warga masyarakat yang baik dan berguna. Melalui berbagai pelajaran yang didapat dari sekolah, ilmu pengetahuan dan keterampilannya berkembang.

4. Lingkungan Kerja

lingkungan kerja

Lingkungan kerja merupakan salah satu tempat yang juga dapat membentuk kepribadian seseorang. Setelah menyelesaikan sekolah, seseorang kemudian memasuki lingkungan kerja. Ada berbagai macam lapangan pekerjaan di masyarakat. Di dalam lingkungan kerja manapun, seseorang akan selalu berinteraksi dengan orang lain. Interaksi sosial itu membuat orang saling menerima dan member pengaruh. Terjadilah penyesuaian tingkah laku, baik penyesuaian antarpribadi maupun penyesuaian dengan lingkungan kerja secara umum. Penyesuaian itulah yang membentuk kepribadian seseorang, karena dalam interaksi tersebut terjadi sosialisasi nilai dan norma sosial.

5. Organisasi

organisasi

Organisasi adalah sebuah tipe pembentukan kolektifitas yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan-tujuan khusus. Organisasi di tandai dengan adanya struktur atau aturan-aturan formal, hubungan kewenangan atau otoritas, pembagian kerja, dan keanggotaan yang dibatasi. Organisasi memerankan fungsi sebagai media sosialisasi pada tingkat lanjutan khusus. Walaupun demikian, proses interaksi yang khusus tersebut tidak mengurangi kesempatan bagi anggota-anggotanya untuk saling bersosialisasi. Materi sosialisasi tidak terbatas pada nilai, norma, struktur, dan sistem yang terkait dengan organisasi akan tetapi juga masalah-masalah yang lain seperti keluarga, pekerjaan, atau lingkungan tempat tinggal.

6. Media Massa

media massa

Proses sosialisasi pada saat ini lebih banyak menggunakan media massa baik cetak maupun elektronik. Media massa merupakan sarana yang dapat dimanfaatkan oleh banyak orang (massa). Ada dua macam media massa, yaitu:

  • Media cetak Media cetak meliputi buku, majalah, surat kabar, tabloid, dan buletin.
  • Media elektronik. Media elektronik meliputi semua peralatan yang menggunakan daya listrik untuk menyampaikan informasi kepada khalayak ramai, misalnya radio, televisi, dan internet.

Sebagai suatu industri, media massa saling bersaing antarsesamanya. Semua berlomba merebut perhatian masyarakat. Untuk itu, mereka kadang-kadang menyajikan program siaran yang bertentangan dengan nilai dan norma yang pantas di masyarakat hanya untuk menarik perhatian dari masyarakat. Banyak informasi yang bermanfaat di sana, tetapi banyak pula hal-hal yang bertentangan dengan nilai dan norma masyarakat kita. Untuk menghadapi hal ini, seharusnya orang tua dan guru memberikan bimbingan kepada anak-anak untuk memilih sajian yang layak.

Baca Juga :

Faktor Perubahan Sosial Budaya
Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Sobat artikel kali ini cukup panjang ya, semoga dengan panjangnya artikel Macam Macam Media Sosialiasi Dalam Pembentukan Kepribadian ini sobat bisa memahaminya dengan lebih detail dan mendalam, akan tetapi saya yakin di luar sana masih ada sobat yang masih belum memahaminya tenang saja ya sob, sobat bisa bertanya kepada admin melalui kotak komentar yang ada di bawah ini, oleh karenanya jangan ragu ya sob, saya tunggu pertanyaan sobat di kontak komentar yang ada di bawah, terima kasih.

Incoming search terms:

  • media sosialisasi adalah
  • contoh media sosialisasi
  • contoh media sosialisasi sekolah
  • sebutkan dan jelaskan media sosialisasi
  • contoh media sosialisasi keluarga
  • peran media sosialisasi
  • fungsi keluarga sebagai media sosialisasi
  • media sosialisasi politik
  • sebutkan fungsi keluarga sebagai media sosialisasi
  • yang menjadi media sosialisasi adalah
Macam Macam Media Sosialisasi | yasri | 4.5