Fungsi Pengendalian Sosial, Pengertian seta Fungsinya

Materi yang akan kita singgung kali ini merupakan materi Pendidikan Kewarga Negaraan, yang mana materi yang kita bahas mengetengahkan judul Fungsi Pengendalian Sosial, yang mana di dalam artikel ini akan di bahas mengenai Pengertian Pengendali Sosial menurut para ahli, Ciri Ciri pengendali sosial, serta sifat-sifat pengendali sosial dan yang terakhir adalah Fungsi pengendali sosial. kesemuanya akan kita kupas tuntas pada artiel kali ini, jadi buat teman-teman yang sedang mencari referensi tugas sekolah maka di sinilah tempat yang tepat untuk teman-teman mendapat jawaban yang benar, silahkan langsung saja di simak artikelnya di bawah ini, sebelum itu teman-teman boleh saja mencopy artikel yang ada di website ini akan tetapi teman-teman harus membagikan artikel ini kepada yang lainya ya, agar bisa bermanfaat, baik kembali ke topik, silahkan langsung simak di bawah ini.

pengendalian sosial

pengendalian sosial atau yang di kenal dengan social control merupakan pengawasan terhadap suatu kelompok lain yang bertujuan intik mengarahkan peran-peran Individu atau kelompok sebagai bagian masyarakat supaya terciptanya situasi kermasyarakatan seperti yang di cita-citakan. Di dalam mencapai tujuan, setiap Individu harus menyosialisasikan warganya untuk bersikap dan berperilaku kondusif. artinya sosialisasi membutuhkan jaminan dalam melengkapi berbagai gangguan serta penyimpangan sosial yang dapat di batasi, dan di cegah tentu sangat membutuhkan pengendalian sosial ini.

Baik teman-teman sekarang sudah mulai mengerti ya apa itu Pengendalian sosial secara umum, jika sudah dan seharusnya memang sudah maka saatnya kita melihat pengertian pengendalian sosial menurut para ahli, yang mana seperti yang kita singgung di atas, untuk lebih jelasnya silahkan langsung simak di bawah ini.

A. Pengertian Pengendalian Sosial Menurut Pendapat Para Ahli

Joseph S. Roucek
Joseph S. Roucek menyimpulkan bahwa pengertian pengendalian sosial merupakan segala proses baik direncanakan maupun yang tidak, bersifat mendidik, mengajak dan memaksa warga masyarakat untuk memenuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai sosial yang berlaku.
Peter L. Berger
Sedangkan Peter L. Berger berpendapat pengertian pengendalian sosial merupakan berbagai cara yang digunakan masyarakat untuk menertipkan anggotanya yang menyimpang.
Bruce J. Cohen
Dan Menurut Bruce J. Cohen mengenai pengertian pengendalian sosial adalahmerupakan cara-cara atau metode yang digunakan untuk mendorong seseorang agar berperilaku selaras dengan kehendak-kehendak kelompok atau masyarakat luas tertentu.

B. Ciri-Ciri Pengendalian Sosial

Setelah kita mengupas dengan tuntas tentang pengertian pengendalian sosial menurut definisi para ahli di atas, maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwasanya pengendalian sosial juga mempunai ciri-ciri yang dapat kita ingat, di antaranya adala sebagai berikut ini.

  • Suatu cara, metode, atau teknik tertentu terhadap masyarakat
  • Bertujuan mencapai keserasian antara stabiltias dan perubahan. Perubahan yang terus terjadi di dalam suatu masyarakat.
  • Dapat dilakukan oleh suatu kelompok terhadap kelompok lainnya atau oleh suatu kelompok terhadap individu.
  • Dilakukan secara timbal balik meskipun terkadang tidak disadari oleh kedua belah pihak.

Teman-teman harus menghafal ciri-ciri pengendalian sosial ini ya, karena kemungkinannya akan muncul di Ujian nantinya.

C. Sifat-Sifat Pengendalian Sosial

Sudah barang tentu sebuah sistem pasti memiliki sifat-sifat, begitu juga dengan pengendalian sosial yang memiliki beberapa sifat, di antaranya adalah sebagai berikut ini

1. Preventif

Pengendalian sosial preventif merupakan semua bentuk pencegahan terhadap terjadinya gangguan-gangguan pada keserasian antara kepastian dan keadilan. Tindakan preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. untuk lebih jelasnya kita ambil contoh Razia SIM dan kelengkapan kesadaran bermotor yang dilakukan aparat kepolisian untuk mengurangi resiko kecelakaan dalam berlalu lintas.  nah inilah yang di maksud dengan Precentif

2. Represif

Pengendalian sosial represif merupakan pengendalian sosial yang bertujuan untuk mengembalikan keserasian yang pernah terganggu karena terjadinya suatu pelanggaran. Pengendalian sosial secara represif dilakukan dengan cara menjatuhkan sanksi sesuai dengan besar kecilnya pelanggaran yang dilakukan. untuk lebih jelasnya mari kita lihat contohnya berikut ini . “Menjatuhkan denda terhadap para pelanggaran peraturan lalu lintas di jalan raya”, nah teman-teman sekarang sudah mulai faham ya, mari kita lanjut lagi ke point yang terakhir.

D. Fungsi-Fungsi Pengendalian Sosial

Setelah kita mengupas berbagai pengertian, citi-ciri pengendalian sosial maka sekarang kita memasuki point yang terakhir yang mana point inilah tujuan utama di bentuknya pengendalian sosial, Fungsi dari pengendalian sosial adalah sebagai berikut ini.

  • Mempertebal keyakinan masyarakat terhadap norma sosial
  • Memberikan imbalan kepada warga yang menaati norma
  • Mengembangkan rasa malu
  • Mengembangkan rasa takut
  • Menciptakan sistem hukum

Saya rasa apa yang sudah di jelaskan di atas cukup rinci ya, jadi tidak ada alasan untuk teman-teman tidak memahami materi tentang Fungsi Pengendalian Sosial ini, nah jika teman-teman memiliki saran atau pertanyaan silahkan saja hubungi kami, Pasti akan kami tanggapi secepat mungkin, oke selamat mengerjakan tugas dan sampai ketemu lagi di artikel-artikel berikutnya, terima kasih.

Incoming search terms:

  • fungsi pengendalian sosial
  • fungsi seta
  • fungsi pengendalian
  • fungsi pengendalian sosial beserta contohnya
  • apa fungsi sosialisasi dalam pengendalian sosial
  • pengendalian sosial dan fungsinya
  • contoh mempertebal keyakinan masyarakat
  • fungsi pengendali sosial
  • apa fungsi pengendalian sosial
  • fungsi pengendalian sosial adalah
Fungsi Pengendalian Sosial, Pengertian seta Fungsinya | yasri | 4.5