Bagian Sel Saraf dan Fungsinya (Materi Lengkap)

Baiklah sob kita bertemu lagi di materi yang menjadi Faforit para pembaca setia website genggam internet ini, apa lagi jika bukan materi Biologi, yang mana judul yang akan kita angkat kali ini adalah Bagian Sel Saraf, Baik itu pada manusia ataupun pada hewan. semuanya akan kita coba paparkan di sini. yang nantinya semoga bisa membantu rekan-rekan dalam mengerjakan tugas. Jika kita meninjau kembali artikel-artikel sebelumnya yang pernah kita bagikan di website genggam internet ini, tentu saja kita sudah pernah membahas mengenai Sel saraf yang tentu saja akan menjadi menarik jika kita tambah dengan artikel kali ini yang mana untuk melengkapi materi-materi sebelumnya. Oleh karenanya selain membaca artikel ini sobat harus membaca juga artikel yang berhubungan dengan sel saraf yang telah saya publis, yang mana link artikelnya akan saya berikan di bawah artikel ini. sekarang mari kita langsung ke Inti pembahasan tentang sel saraf di bawah ini.

sel saraf

Pengertian Sel Saraf

Sel saraf atau neuron merupakan satuan kerja utama dari sistem saraf yang berfungsi menghantarkan impuls listrik yang terbentuk akibat adanya suatu stimulus (rangsang). Jutaan sel saraf ini membentuk suatu sistem saraf. Sel ini bertugas mengantarkan impuls (rangsangan) dari reseptor (panca indera) ke otak dan sebaliknya. Struktur Neuron memiliki berbagai macam jenis bagian-bagian sel saraf yang berfungsi dalam hal tertentu. Neuron atau sel saraf adalah unik struktural dan fungsional dari sistem saraf. Neuron mempunyai kemampuan dalam konduktivitas (penghantar) dan kemampuan eksistabilitas (dapat dirangsang), serta kemampuan merespon ransangan dengan sangat baik. Neuron terdiri atas beberapa bagian-bagian yang setiap jenisnya berbeda antara satu dengan yang lain. Di otak terdapat sekitar 100 milliar neuron dan sel  glial. Neuron berkomunikasi melalui persimpangan neuron yang disebut sinapsis.

Bagian – bagian saraf adalah sebagai berikut :

Nukleus
Nukleus terletak di dalam tubuh sel. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, protoplasma sel saraf terdapat granula. Nukleus berfungsi sebagai pengatur kegiatan sel saraf (neuron). Di dalam inti sel juga terdapat kromosom dan DNA yang berfungsi untuk mengatur sifat keturunan dari sel tersebut.
Badan Sel

Badan Sel
Badan sel adalah bagian sel saraf yang merupakan tempat melekatnya akson dan dendrit. Fungsi badan sel adalah untuk menerima impuls (rangsangan) dari dendrit dan meneruskannya ke neurit (akson).
Dendrit

Dendrit
Dendrit adalah bagian sel saraf yang merupakan percabangan pendek tempat impuls saraf masuk ke dalam sel. Fungsi dendrit adalah untuk menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel.
Akson
Akson atau silinder aksis adalah bagian sel saraf berupa serat tunggal tempat impuls keluar dari sel. Panjang akson mulai dari beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter tergantung tipe sel saraf tersebut. Akson berperan dalam menghantarkan impuls dari badan sel menuju efektor, seperti otot dan kelenjar. Walaupun diameter akson hanya beberapa mikrometer, namun panjangnya bisa mencapai 1 hingga 2 meter. Fungsi neurit adalah untuk meneruskan impuls dari badan sel saraf ke sel saraf lainnya.
Lapisan mielin
Lapisan mielin atau myelin sheath adalah lapisan lemak tipis yang menyelubungi  akson dan beberapa dendrit (pada umumnya). Fungsi selubung mielin adalah untuk melindungi neurit dari kerusakan dan mencegah impuls bocor. Fungsi selubung mielin mirip pembungkus kabel listrik yang bersifat isolator.
Neurilema adalah jaringan penyambung yang berada tepat diatas lapisan mielin. Neurilema adalah lapisan terluar sel saraf.
Nodus ranvier

Nodus Ranvier

Nodus raniver adalah bagian sel saraf yang tidak mengandung lapisan mielin akibat tertekannya lapisan lemak tersebut. Akibatnya, Nodus ranvier sendiri bukanlah sebuah struktur dari sel saraf. Nodus ranvier hanyalah penunjuk atau penanda bahwa bagian tersebut terjadi pembelokan akibat tidak adanya lapisan mielin diantaranya. Hal ini mengakibatkan hanya neurilemma saja yang membungkusnya. berfungsi mempercepat transmisi impuls saraf. Adanya nodus ranvier tersebut memungkinkan saraf meloncat dari satu nodus ke nodus yang lain, sehingga impuls lebih cepat sampai pada tujuan.

 

Macam-Macam Neuron

Menurut fungsinya, neuron dibedakan menjadi tiga macam yaitu neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron asosiasi.

  • Neuron sensorik juga disebut sel saraf indra, karena berfungsi meneruskan rangsang dari peneri-ma (indra) ke saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Badan sel saraf ini bergerombol membentuk ganglia, akson pendek, dan dendritnya panjang.
  • Neuron motorik (sel saraf penggerak) berfungsi membawa impuls dari pusat saraf (otak) dan sumsum tulang belakang ke otot. Sel saraf ini mempunyai dendrit yang pendek dan akson yang panjang.
  • Neuron asosiasi atau sel saraf penghubung banyak terdapat di dalam otak dan sumsum tulang belakang.
  • Neuron tersebut berfungsi menghubungkan atau meneruskan impuls dari sel saraf sensorik ke sel saraf motorik.

Baca Juga :

Struktur Ribosom Dan Fungsinya
Fungsi Jaringan Tumbuhan
Jaringan Dewasa Pada Tumbuhan
Macam Macam Jaringan Ikat

Demikian artikel ini kami sampaikan kepada sobat semuanya, semoga apa yang kami bagikan di sini bisa menjadi manfaat dan memudahkan sobat dalam menyelesaikan berbagai soal seputar Sel saraf ini. Tidak ada tulisan yang sempurna oleh karenanya saya berharap ada masukan dari para pembaca sekalian, baik itu berupa kritik, saran dan lainya, agar kedepanya website dan artikel-artikel yang ada di website ini bisa menjadi lebih baik lagi, Sampai bertemu lagi di artikel berikutnya, terima kasih.

Incoming search terms:

  • gambar sel saraf dan fungsinya
  • fungsi badan sel
  • fungsi sel saraf
  • fungsi bagian sel saraf
  • badan sel
  • Sel saraf neuron
  • bagian bagian sel saraf dan fungsinya
  • bagian saraf
  • fungsi badan sel saraf
  • bagian bagian saraf
Bagian Sel Saraf dan Fungsinya (Materi Lengkap) | yasri | 4.5