Bagian-Bagian Sel Tumbuhan Dan Sel Hewan Berserta Fungsinya

Sobat genggaminternet yang berbahagia, tentu suatu kehormatan kita bisa kembali bersua di berbagai artikel yang masih akan selalu menemani sobat dalam mengerjakan tugas sekolah maupun tugas akhir dari bapak ibu guru sobat, nah di kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk membahas mengenai Bagian Sel Tumbuhan, Yang mana akan ada pertanyaan mengenai Organel Sel Tumbuhan, bagian-bagian sel tumbuhan dan hewan, Fungsi sel tumbuhan dan lain sebagainya yang masih berhubungan dengan sel hewan. Mari kita langsung saja ke pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Taukah sobat Bahwasanya struktur dasar sel hewan ataupun sel tumbuhan adalah sama, akan tetapi dalam perkembanganya, kedua jenis sel tersebut mengalami perkembangan sesuai dengan lingkunganya sehingga timbul berbagai perbedaan. pada sel tumbuhan terdapat dinding sel, Vakuola dan plastida. sedangkan pada sel hewan, bagian tersebut tidak di temukan. pada sel hewan terdapat sentriol yang tersimpan di dalam sentrosom.

sel tumbuhan dan Hewan

Untuk bagian pertama ada baiknya jika kita bahas terlebih dahulu bagian-bagian sel pada tumbuhan di bawah ini.

1. SEL TUMBUHAN

Sel tumbuhan terbagi menjadi tiga bagian yakni, Dinging sel, Vokuola dan Plastida. nah untuk lebih jelasnya mari kita simak penjelasnya lengkapnya di bawah ini.

a. Dinding Sel

Dinding sel merupakan bagian terluar dari sel. Dinding sel tumbuhan berfungsi sebagai pelindung dan penunjang. dinging yang terbentuk pada waktu sel membelah disebut dinding primer dan setelah mengalami penebalan, berubah menjadi dinding sekuder.

Dinding primer sel merupakan selaput tipis yang tersusun atas serat-serat selulosa. serat-serat selulosa tersebut amat kuat daya regangnya. secara kimia, polisakarida terdiri dari hemiselulosa dan pektin. diantara dinding dua sel yang berdekatan terdapat lamela tengah, yang tersusun atas magnesium dan kalsium pektat yang berupa gel. Diantara dua sel yang bertetangga terdapat pori. melalui pori ini plasma dua sel bertetangga di hubungkan oleh benang-benang plasma yang dikenal dengan plasmodes-mata.
Pada Jaringan xilem dan sklerenkim, Dinding selulosanya mengalami pengendapan dari zat lignnin atau zat kayu, disebut lignifikasi. terbentuknya endapan lignin ini menyebabkan jaringan xilem dan sklerenkim menjadi keras dan kaku.

b. Vakuola (Rongga Sel)

Vakuola merupakan suatu rongga berisi cairan yang dikelilingi oleh membran selapis. Sel hewan pun memiliki vakuola, tetapi jumlahnya lebih sedikit dan kecil. Pada beberapa hewan mempunyai Vakuola fagosit, vakuola makanan dan vakuola kontraktif.

Pada sel tumbuhan, khususnya sel parenkim dan kolenkim dewasa memiliki vakuola tengah pada tumbuhan terbentuk akibat pertumbuhan dinding sel lebih cepat dari pertumbuhan sitoplasmanya. Vakuola tengah berisi cairan yang disebut cairan sel atau getah sel. Getah ini merupakan larutan pekat yang kaya garam mineral, Gula, Oksigen, Asam Organik, Karbon dioksida, Pigmen, Enzim dan sisa-sisa metabolisme lain.

Fungsi Vaukola yankni sebagai berikut ini :

  • Memasukan air melalui tonoplas untuk membangun tugor sel
  • Adanya pigmen antosian, seperti antosianin, memberikan kemungkinan warna cerah yang menarik pada bunga, pucuk daun dan buah.
  • Kadang kala Vakuola tumbuhan mengandung enzim hidrolitik yang dapat bertindak sebagai lisosom waktu sel masih hidup.
  • Menjadi Tempat penumbunan sisa-sisa metabolisme, seperti kristal, kalsium, oksalat, aikaloid, tanin, dan lateks (getah). sel khusus yang mempunyai vakuola dengan tugas menampung lateks disebut latisifer. Latisifer banyak ditemukan pada batang karet dan tumbuhan sefamilinya.
  • Tempat penyimpanan zat makanan seperti sukrosa, garam mineral, dan inulin terlarut yang sewaktu-waktu dapat di gunakan oleh sitoplasma.

c. Plastida
Organel ini hanya di temukan pada sel tumbuhan, yang merupakan butir-butir yang mengandung pigmen. Plastida merupakan hasil perkembanan dari badan kecil yang dikenal dengan proplastida yang banyak di daerah meristematik. Dalam perkembanganya, proplastida dapat berubah menjadi tiga tipe, yakni tipe leukoplas, kloroplas dan kromoplas.

1. Leukoplas
leukoplas merupakan plastida yang berwarna putih atau tidak berwarna. Umumnya terdapat pada organ tumbuhan yang tidak terkena sinar matahari, khususnya pada organ penyimpanan cadangan makanan. Leukoplas di bedakan menjadi tiga macam, yakni sebagai berikut.

  • amiloplas, yakni leukoplas yang berfungsi membentuk dan menyimpan amilum(tepung).
  • elaioplas (lipidoplas), yaitu leukoplas yang berfungsi untuk membentuk dan menyimpan minyak atau lemak
  • proteoplas, yaitu leukoplas yang berfungsi menyimpan protein

2. Kloroplas
Kloroplas merupakan plastida yang mengandung klorofil, Pigmen karotenoid. Dan pigmen fotosintesis lainya. Kloroplas banyak terdapat pada daun dan organ tubuh lain yang berwarna hijau. Klorofil dibedakan menjadi bermacam-macam, diantaranya yakni sebagai berikut ini.

  • Klorofil a menampilkan warna hijau biru
  • klorofil b menampilkan warna hijau kuning
  • klorofil c menampilkan warna hijau coklat
  • klorofil d menampilkan warna hijau merah

3. Kloroplas
Kroloplas merupakan plastida yang memberikan aneka ragam warna nonfotosintesis, seperti pigmen merah, oranye, kuning dan lain-lain. Pigmen yang termasuk dalam kelompok kroloplas anta lain :

  • karoten, Menimbulkan warna kuning, misalnya pada wortel
  • xantofil, menimbulkan warna kuning, misalnya pada daun yang telah tua
  • ¬†fikosianin, memberikan warna biru pada ganggang
  • fikosantin, memberikan warna coklat pada ganggang
  • fikoeritrin, memberikan warna merah pada ganggang

 

2. SEL HEWAN

Taukah sobat bahwasanya sel hewan tidak memiliki dinding sel. Protoplasmannya hanya di lindungi oleh selaput/membran tipis yang tidak kuat. ada beberapa sel hewan khususnya hewan bersel satu, selnya terlindungi oleh cangkok yang kuat dan keras. cangkok tersebut umumnya tersusun atas zat kersik dan pelikel, dijumpai misalnya pada Euglema dan radiolaria.
pada beberapa jenis hewan bersel satu ditemukan adanya vakuola. misalnya pada amoeba dan paramecium. pada paramecium terdapat dua macam vakuola, yaitu vakuola kontraktil dan vaukola nonkontraktil.

  • Vaukola kontraktil atau vaukola berdenyut, khas untuk hewan bersel satu yang hidup di air tawar. Vakuola ini berperan menjaga tekanan osmotik sitoplasma, atau sering disebut sebagai alat osmoregulaton.
  • Vakuola nonkontraktif atau vakuola tak berdenyut, bertugas mencerna makanan, sehingga disebut dengan vakuola makanan.

Baca Juga :
Garam Mineral


Pengertian Karbohidrat
Fungsi Lemak

Itu saja ya sob untuk kali ini, Jika sobat memiliki pertanyaan atau tambahan mengenai materi Sel Tumbuhan dan hewan ini, silahkan saja sobat tinggalkan di kotak komentar yang ada di bagian bawah ini ya sob, Jangan lupa untuk adik-adik yang masih duduk di bangku sekolah untuk terus rajin belajar sehingga nantinya sobat bisa menggapai cita-cita setinggi langit. terima kasih saya ucapkan dan sampai bertemu di artikel selanjutnya.

Incoming search terms:

  • bagian bagian sel hewan dan tumbuhan
  • bagian sel hewan dan tumbuhan
  • fungsi sel hewan dan sel tumbuhan
  • bagian bagian sel tumbuhan
  • bagian bagian sel hewan dan sel tumbuhan
  • fungsi sel hewan dan tumbuhan
  • bagian sel tumbuhan dan hewan
  • sel hewan dan sel tumbuhan beserta fungsinya
  • bagian sel yang dimiliki oleh sel tumbuhan dan sel hewan adalah
  • Bagian Sel Tumbuhan
Bagian-Bagian Sel Tumbuhan Dan Sel Hewan Berserta Fungsinya | yasri | 4.5